oleh

Abaikan Protokes, Pesta Nikah Berakhir Duka, Satu Per Satu Kerabat Positif Covid-19, Ada yang Meninggal

HPN XLVII Dan HUT PWI Ke 75 Provinsi Sumsel di Kabupaten Banyuasin

Abaikan Protokes, Pesta Nikah Berakhir Duka, Satu Per Satu Kerabat Positif Covid-19, Ada yang Meninggal

Semarang, Extranews — Warga Kota Semarang,  Jawa  Tengah nekat menggelar pesta pernikahan dengan melanggar ketentuan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM). Sama sekali tidak mematuhi protokol kesehatan. 

Mengutip seperti dilansir dari Kompas.com Akibatnya, pesta pernikahan tersebut justru berakhir duka setelah satu per satu kerabat sakit hingga meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan Pemkot Semarang, banyak di antara mereka yang rupanya terkonfirmasi positif covid-19, usai  dilakukan tracing. 

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang akrab disapa Hendi mengemukakan, peristiwa ini terjadi sekitar pertengahan Juni 2020. 

Ada warga Semarang yang menggelar pernikahan. Namun, tutur Hendi, pernikahan itu dilakukan tak sesuai prosedur seharusnya di tengah pandemi.

Bagus DiBaca Juga:   Semangat Paramedis RSMH Layani Pasien Covid Patut Dicontoh

“Kejadian empat hari yang lalu ada pernikahan yang tidak sesuai dengan protokol kesehatan karena lebih dari 30 orang,” kata dia, Sabtu (20/6/2020).

Acara pernikahan yang seharusnya berakhir bahagia justru menjadi duka.Sebab setelah pesta pernikahan itu, satu per satu keluarga sakit, kritis hingga ada yang meninggal dunia.”Tersiar kabar ibu salah seorang pengantin meninggal dunia. Kemudian menyusul ayahnya sakit kritis positif Covid-19,” tutur dia.Tak berhenti sampai di situ, kasus keluarga yang meninggal masih berlanjut hingga pemerintah melakukan tracing.”Terus anak atau adiknya yang pengantin juga meninggal. Lalu kita tracing,” ujar dia.Dari hasil tracing, rupanya takmir masjid pelaksanaan acara pernikahan tertular Covid-19.Hendi mengatakan, awalnya dari pesta pernikahan itu ditemukan lima orang positif Covid-19. Setelah tracing diperluas, masih banyak yang terinfeksi.”Dari sembilan orang ada lima orang yang tertular positif Covid-19. Tracing lagi ke keluarganya banyak yang positif,” jelasnya.Hendi membenarkan, pesta pernikahan ini menyumbang lonjakan kasus positif Covid-19 di Semarang.Ia meminta masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan agar kejadian serupa tak terulang.fk

Komentar

Berita Hangat Terbaru Lainya