Pasang Iklan Murah Meriah

Peringatan Pertempuran Lima Hari Lima Malam di Kota Palembang

Peringatan Pertempuran Lima Hari Lima Malam di Kota Palembang
Setelah sebelumnya sukses di gelar di tahun 2022, Peringatan peristiwa pertempuran lima hari lima malam kembali digelar kali ini di Monpera Palembang, Minggu, (1/1/2023) . Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Perang 5 Hari 5 Malam yang terjadi di Kota Palembang pada 5 Januari 1947 yang silam.

PALEMBANG-SUMSEL, ExtraNews – Setelah sebelumnya sukses di gelar di tahun 2022, Peringatan peristiwa pertempuran lima hari lima malam kembali digelar kali ini di Monpera Palembang, Minggu, (1/1/2023) dan berlangsung sukses.

Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Perang 5 Hari 5 Malam yang terjadi di Kota Palembang pada 5 Januari 1947 yang silam.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Sultan Palembang Darussalam Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R M Fauwaz Diradja SH Mkn , Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Aufa Syahriazal Sarkomi, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Reza Fahlevi, Kepala Dinas Pariwisata kota Palembang Sulaiman Amin, Ketua Dewan Pimpinan Legiun Veteran RI Provinsi Sumsel Ramses , PN D. MIN, beserta jajarannya Komanda Daerah Bang Japar (Kebangkitan Jawara dan Pengacara) Sumsel Iskandar Sabeni, Owner Bakso Granas Mas Azis, Abdul Azis , Ketua Komunitas Pedagang dan Pencinta Kuliner Nusantara (KPPKN) , Hj Rohana Hasyim, SE, budayawan Sumsel Vebri Al Lintani , Ali Goik dan Indah Anna Kumari, sejarawan Sumsel Dr Dedi Irwanto MA, Kemas Ari Panji , Kepala Sekolah SMAN 6 Palembang yang juga budayawan dan seniman Sumsel Fir Azwar, Iwan Darmawan dari Komunitas Jeef Palembang Sumsel, Youtuber Palembang Hidayatul Fikri alias Mang Dayat dan para komunitas pendukung kegiatan tersebut.

BACA JUGA INI:   Pemkab Muba Hadiri High Level Meeting dan Rakor TPID Tk Provinsi

Kegiatan ini diawali dengan pawai bersama bersama sejumlah komunitas sepeda ontel, jeep dan komunitas lainnya dan masyarakat kota Palembang yang di komandoi Komda Bang Japar Sumsel di kawal seluruh panitia dan satgas Bang Japar yang start dan finish di Monpera.

Kemudian acara dilanjutkan dengan treatrikal pertempuran lima hari lima malam di Palembang dilanjutkan orasi kebangsaan, pemotongan tumpeng dan pemberian bingkisan dan tanda mata dari Owner Bakso Granas Mas Azis, Abdul Azis dan pemberian bantuan beras dan bingkisan dari Hj. Rohana Hasyim. SE selaku Ketua Komunitas Pedagang dan Pencinta Kuliner Nusantara (KPPKN) kepada 20 veteran Sumsel yang di wakilkan kepada Ketua Dewan Pimpinan Legiun Veteran RI Provinsi Sumsel Ramses , PN D. MIN dan para veteran Sumsel yang hadir seperti Rodi Abdullah, Romli Sayuti, Syaparudin, Romli Murod.

BACA JUGA INI:   Berkas Tujuh Tersangka Mahasiswa UIN Kembali Diperiksa Kejati Sumsel

Sultan Palembang Darussalam Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R M Fauwaz Diradja SH Mkn berharap peringatan perang lima hari lima malam di Palembang kedepan bisa menjadi agenda Pemerintah Provinsi Sumsel dan Pemkot Palembang agar masyarakat Palembang dan Sumsel mencintai bangsanya.

“ Alhamdulilah berbagai komunitas di Sumatera Selatan ini bersatu untuk memperingati pertempuran lima hari lima malam dimana pertempuran ini menjadi sejarah dan Monpera ini menjadi saksi bahwa kita wong Palembang mempertahankan kemerdekaan setelah proklamasi 17 Agustus 1945,” katanya.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli mengatakan, semangat kemerdekaan ini harus terus di jaga salah satunya dengan memperingati pertempuran lima hari lima malam di Palembang.

“ Tadi saya mengatakan, pemerintah harus berkolaborasi Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang sehingga kedepan ini menjadi even tahunan dari pemerintah sehingga peringatan ini lebih semarak dan lebih besar lagi dan lebih membumi diseluruh masyarakat Sumsel khususnya kota Palembang,” katanya.

Politisi PKS ini menilai dengan keterlibatan komunitas dimana tahun lalu sekitar 50 komunitas dan kini ada 86 berarti sukses peringatan pertempuran perang lima hari lima malam kali ini.

BACA JUGA INI:   Komitmen Ketahanan Pangan ala Kabupaten Muba

“ Saya yakin kedepan bakal banyak komunitas yang bakal bergabung kembali dengan kepanitiaan ini , artinya semangat pertempuran lima hari lima malam ini sudah menyebar keseluruh komunitas yang ada , kita berharap terus bertambah dan ikut berpartisipasi.