oleh

Pelantikan Bupati Belum Ada Perubahan

-Berita-26 views

Abdulrachman Rosyidi: Kemendagri Minta Persiapkan PLH Bupati OI

# Apakah Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Ada Perubahan?

Inderalaya, Extranews — Asisten 1 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir (OI) Abdulrachman Rosyidi menegaskan bahwa sampai saat tidak ada kabar bakal mundurnya jadwal pelantikan Bupati OI Terpilih Panca Wijaya Akbar Mawardi dan Wabup Terpilih OI Ardani. Namun dalam surat Kemendagri ada kalimat yang menyatakan untuk mempersiapkan PLH Bupati OI

” Kalau sampai saat ini belum ada kabar dari Mendagri atau Pemprov Sumsel melalui Gubernur Sumsel H Herman Deru  bahwa bakal ada perubahan apakah mundur jadwal pelantikannya, jadi masih pada jadwal yang sama 17 Februari.  Dalam surat dari Mendagri tidak ada kata-kata penundaan atau perubahan jadwal namun memang ada kalimat agar mempersiapkan Pelaksana Harian Bupati OI. Namun kalau ada perubahan jadwal itu kebijakan pusat, jadi kita hanya menunggu jadwal dari provinsi yaitu gubernur jadi kabupaten hanya menunggu,”jelasnya

Disinggung bagaimana jika terjadi perubahan jadwal pelantikan, Rachman mengatakan Bupati OI Ilyas Panji Alam saat ini masa jabatannya habis 17 Februari. Sehingga jika ada perubahan pelantikan misalnya diatas 17 Februari maka otomatis di OI ada PLH Bupati OI, “ya kalau ada perubahan jadwal otomatis harus ada PLH Bupati OI, siapakah itu kita serahkan ke Mendagri melalui Gubernur Sumsel H Herman Deru. Yang jelas prinsipnya kita sudah melengkapi berkas penerbitan SK Bupati OI Terpilih Panca Wijaya Akbar Mawardi dan Wabup OI  Terpilih Ardani kemudian diserahkan ke Biro Pemerintahan Pemprov Sumsel selanjutnya diserahkan ke Kemendagri, jadi kita tinggal menunggu pelantikan mudah-mudahan tidak ada perubahan,”jelas Rachman, Jumat (5/2).

Sementara Ketua KPU OI Massuryati mengatakan belum ada perubahan soal perubahan jadwal pelantikan bupati dan wabup OI. “Yang saya terima belum ada perubahan, 17 Februari tetap pelantikan kepala daerah terpilih seperti OI, OKUT dan MURA secara bersama di Griya Agung Palembang dan 18 Februari sertijab di DPRD OI. Sementara yang menempuh jalur Mahkamah Konstitusi (MK) adalah Pali, Muratara, OKUS dan OKU. Jadi kami pasti datang saat pelantikan bupati dan wabup OI nanti,”kata Massuryati.

Desas-desus perubahan jadwal pelantikan kepala daerah terpilih mencuat setelah adanya kabar menunggu hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) daerah-daerah yang bersengketa yang diperkirakan bakal keluar pada 15-16 Februari, selain itu adanya rencana Pemerintah Pusat untuk menjadwalkan secara bersama pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih seluruh Indonesia. Ohen

Komentar

Berita Hangat Terbaru Lainya