oleh

Mobil Dinas Tidak Dikembalikan, Siap siap Ditarik Pol PP

‘Membandel’, Siap-Siap Po PP Tarik Kendaraan Dinas

# Bupati Panca Masih Menggunakan Mobil Pribadi Innova Hitam

Inderalaya, Extranews — Guna menertibkan aset Pemkab Ogan Ilir (OI) berupa kendaraan dinas, polpp bersama tim terkait siap melakukan penarikan kendaraan dinas. Sedikitnya ada 34 kendaraan dinas yang bakal ditertibkan, dari jumlah tersebut separuhnya sudah dikembalikan ke dinas terkait namun sisanya masih berada di tangan non OPD atau instansi vertikal. Bahkan Toyota Lancruiser Hitam BG 1252TZ diduga masih berada ditangan Bupati sebelumnya Ilyas Panji Alam. Akibatnya Bupati OI Panca Wijaya Akbar Mawardi untuk melancarkan tugasnya dalam hal transportasi menggunakan mobil pribadi jenis Innova berwarna hitam.

Selain mobil jenis LC Toyota,informasi yang berhasil dihimpun, Selasa (23/3) kendaraan dinas lainnya yang masih berada di non OPD antaranya Toyota Camry Hitam BG 1125TZ diduga saat ini berada ditangan oknum dewan Pa, Isuzu Panther BG 65TZ, Isuzu Turbo Touring BG 1181 TZ yang diduga berada ditangan staf bupati sebelumnya FR, Toyota Fortuner BG 1186TZ yang kondisinya rusak berat dan sedang berada di bengkel  yang sebelumnya diduga digunakan oleh staf bupati sebelumnya TN, Ford Everest Hitam yang diduga digunakan Kadin KPPT, Kijang BG 2439 AZ diduga digunakan di Inspektorat, Kijang BG 2429 AZ diduga digunakan oleh PGRI, Nisan Navara BG 9087 TZ yang diduga digunakan oleh CC, Double Cabin Hilux diduga digunakan di Koni dan sebagainya yang masih dipinjam pakai oleh beragam organisasi

Bagus DiBaca Juga:   Kematian Karena Covid di Muaraenim Hampir Tembus 70 Jiwa

Kasat Polpp Fauzi mengatakan pihaknya siap melakukan penarikan kendaraan dinas kapanpun dimanapun,”Kita tinggal menunggu perintah atasan, kalau sudah ada perintah bisa ditarik. Namun surat peringatan sudah dikirimkan. Yang jelas kita bekerja tidak sendiri bersama tim baik dari Bagian Umum, Inspektorat maupun BKAD bagian Aset Pemkab OI,”jelasnya

Sementara itu Kabid Aset Daerah BPKAD OI Ariyadi mengatakan pihaknya sudah melakukan pencatatan soal kendaraan dinas, setidaknya ada 34 kendaraan dinas namun ada sebagian yang sudah mengembalikan dan sudah berada di Bagian Umum, atau dinas bersangkutan. “Jadi memang sudah dilakukan penyuratan sebanyak 2kali untuk kendaraan dinas tersebut agar dikembalikan, kita juga terus menerus mengingatkan via telpon agar secara sadar segera mengembalikan. Banyak juga yang kooperatif mau mengembalikan, ya karena memang ini-kan aset Pemkab OI. Mungkin kalau ke tiga kalinya tetap ‘membandel’ ya siap-siap ditarik. Yang jelas kita tim untuk melakukan penarikan kendaraan dinas tersebut,”kata Ariyadi

Bagus DiBaca Juga:   Tiga Tahun Berturut turut Muba Tercepat di Indonesia dalam Penyampaian LHP, Penyampaian LHP Tercepat di Indonesia, Muba Pertahankan Opini WTP

Terpisah warga Inderalaya Wahyu mengatakan memang seharusnya Pemkab OI melakukan penyisiran dan pendataan aset secara rinci. “Ya harusnya secara sadar kalau tidak menjabat lagi tolong dikembalikan, malu-lah. Itu mobil-kan milik Pemkab berarti milik rakyat karena dibeli oleh uang rakyat jadi gunakan secara bijaksana. Masak sudah hampir sebulan Bupati Panca bekerja masih pakai mobil sendiri-kan aneh juga, sementara anak buahnya pakai mobdin. Ya memang harus ditarik-lah daripada disalah gunakan. Karena memang belum pernah lelang jadi tidak boleh digunakan oleh pihak yang bukan semestinya,”ujarnya.ohen

Komentar

Berita Hangat Terbaru Lainya