oleh

Meriahkan HUT ke-75 RI, Lomba Berburu Tikus, Satu Ekor Rp3 Ribu

Meriahkan HUT ke-75 RI, Lomba Berburu Tikus, Satu Ekor  Rp3 Ribu

Muara Enim,Extranews–Memeriahkan  peringatan HUT ke 75 RI, 17 Agustus 2020, Beragam kegiatan diadakan diberbagai daerah sebagai ungkapan kegembiraan.
Walupun negara Indonesia sudah merdeka 75 tahun lalu ternyata petani harus terus berperang melawan penjajah yang banyak meresahkan petani yakni hama padi  yang sering merusak  tanaman petani.
Untuk mengisi kegiatan HUT RI tersebut sehingga masyarakat  petani di Desa Tanjung Jati, Kecamatan Muara Enim ingin mengisi hut kemerdekaan dengan cara tersendiri mereka menyatakan perang dengan hama tikus dengan menggelar kegiatan berburu hama tikus di ataran sawah Lecah Paye.
Selain sebagai salah satu aksi memberantas hama sawah yang memang merupakan musuh petani ini, kegiatan ini menjadi ajang tontonan warga yang beramai-ramai menyaksikan keseruan berburu hama tikus.
Untuk merangsang peserta berjumlah 250 orang yang dibagi 10 kelompok, Kepala Desa Tanjung Jati memberikan hadiah uang berdasarkan jumlah tikus yang tertangkap. Untuk satu tikusnya dihitung Rp3 ribu.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kepala Desa Tanjung Jati, Isnani berkerja sama dengan Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Harapan Bintang, Desa Tanjung Jati, Agus dan Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Muara Enim, UPTD TPHP Provinsi Sumsel serta Karang Taruna Desa Tanjung Jati.
“Selain pemeringati HUT RI ke 75, juga untuk membasmi hama tikus yang selalu menyerang tanaman padi,” ujar Isnaini didampingi Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Harapan Bintang, Agus disela-sela kegiatan berburu hama tikus, Senin (17/8).
Disamping itu, kata dia, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar membasmi hama tikus yang meyerang tanaman padi, sehingga mendapatkan hasil panen padi yang maksimal.
“Alhamdulilah, sambut antusias masyarakat kurang lebih 250 warga berpatisipasi ikut kegiatan berburu hama tikus menggunakan alat tradisional kayu, cangkul dan bom asap. Alhasil terhitung sudah 2781 hama tikus berhasil dibasmi dan akan kita bayar berdasarkan jumlah tikus ditangkap sebesar Rp3 ribu per ekor,”jelasnya.
Salah satu petani, Mukhsin (48), mengaku senang dengan kegiatan lomba menangkap hama tikus. “Selain untuk hiburan dan mendapatkan uang, juga untuk mematikan hama tikus yang selama ini menyerang lahan pertanian sawah kita,” kata Mukhsin.NH

 

Berita Terkait!:   Dirut PTBA Silaturahim dengan Sejumlah Stakeholder

Komentar