Kasus Kriminal dan Narkoba Menurun, Laka Lantas di Muara Enim Naik

Kasus Kriminal dan Narkoba Menurun, Laka Lantas di Muara Enim Naik
Kapolres Muara Enim menyampaikan capaian dan kasus yang ditangani sepanjang tahun 2021 di Aula Mapolres Muara Enim.

Muara Enim, Extranews – Sepanjang tahun 2021 kasus tindak pidana kriminal, narkoba di wilayah hukum Polres Muara Enim mengalami penurunan dari tahun 2020. Dimana tahun 2021 menangani sebanyak 500 kasus tindak kriminal, sedangkan tahun 2020 hanya menangani 537 kasus.

Khusus nakorba ikut mengalami penurunan pada tahun 2021 ada 131 kasus, ditahun 2020 135 kasus. Sedangkan kasus laka lantas mengalami kenaikan, di tahun 2021 tercacat ada 141 kasus, ditahun 2020 jumlah kasus laka lantas sebanyak 95 kasus.

“Dimana tahun 2021, untuk kasus keriminil500 kasus tindak kriminal, narkoba 131 kasus dan laka lantas 141 kasus,” ujar Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar SIK didampingi Waka Kompol Indarmawan SH MSi, Kasat Lantas AKP Indrowono SH MSi, Kasat Reskrim AKP Widhi Andika Darma SIK SH, Kasat Narkoba AKP Burani dan Kasi Humas Iptu RTM Situmorang saat menggelar konferensi pers capaian dan kasus yang ditangani sepanjang tahun 2021 di Aula Mapolres Muara Enim, Kamis (30/12/2021).

BACA JUGA INI:   Curi Material Besi, 2 Pelaku Dibekuk Polisi

Crime Index Kriminal Umum 2021, kata dia, 14 kasus menonjol secara umum tindak pidana turun 36 kasus atau 6,70 persen. Penurunan pada kasus curat 5,88 persen, anirat 20,83 persen, senpi/handak 57,89 persen, pembakaran (100 %), narkoba 2,96 persen dan lain-lain 13,83 persen. Kenaikan terjadi pada kasus curas 30 % , pembunuhan 166 % persen, curanmor 16,66 persen.

Selanjutnya kasus yang ditangani oleh Sat Narkoba Muara Enim untuk kasus narkotika mengalami penurunan kasus yakni 131 kasus di tahun 2021. Namun untuk jumlah tersangka kenaikan 166 orang, di tahun 2020 hanya 154 orang atau naik 12 orang tersangka. Sedangkan jumlah barang bukti yang berhasil disita juga mengalami penurunan. “Ditahun 2020 pil extasy 382 butir, sabu-sabu sebanyak 867,09 gram dan ganja 3.773,44 gram. Pada tahun 2021, pil extasy 167,5 butir, sabu-sabu sebanyak 671,82 gram dan ganja 707,01 gram ,” katanya.

Sedangkan untuk kasus laka lantas, mengalami peningkatan dari tahun 2020. Di mana tahun 2020, ada 95 kasus dengan rincian korban meninggal 49 orang, luka berat 41 orangm luka ringan 40 orang. Sementara di tahun 2021 tercacat ada 141 kasus mengalami kenaikan 48,42 persen, kasus meninggal dunia 74 orang atau naik 51 persen, luka berat 61 orang atau naik 48,78 persen dan luka ringan 46 orang naik 15 persen.

BACA JUGA INI:   PTBA Memacu Inovasi dan Pengembangan Usaha

Untuk kerungian materil dalam kasus laka lantas pada tahun 2020 sebesar Rp226.200.000 dan tahun 2021 sebesar Rp 444.550.000 mengalami kenaikan Rp218.350.000 atau 96,52 persen. Kemudian, penyelesaian laka lantas tahun 2020 sebanyak 74 kasus dan ditahun 2021 sebanyak 115 kasus telah diselesaikan.

Lanjutnya, jumlah tersangka yang dilakukan tindakan tegas dan terukur, kasus curat dan curanmor ada 20 orang, curas 10 orang, persetubuhan saudara kandung 1 orang, melawan petugas ada ditangkap kasus narkoba 1 orang.

Diakhir paparan, Danny Sianipar, menyampaikan program vaksinasi, data vaksinasi bulan Desember 2021 dari target 450.276 orang dengan dosis vaksin 1 sebanyak 322.289 orang, untuk dosis vaksin 2 sebanyak 184.066 orang dan dosis vaksin 3 (Nakes) sebanyak 2.307 orang. “Untuk rekap vaksinasi Kabupaten Muara Enim sudah mencapai 72 persen.

BACA JUGA INI:   Kapolres Muara Enim Melakukan Pemantauan Debit Air Sungai Lematang Di Kecamatan Ujan Mas

“Kepada seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif dalam upaya mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif, aktif dalam kegiatan pengamanan secara swakarsa, terutama di lingkungan pemukiman dan lingkungan kerja masing-masing. Dan mari kita tingkatkan kesadaran tertib dan patuh kepada hukum serta mematuhi himbauan dari aparat dan pemerintah demi terciptanya situasi yang kondusif,” harapnya. NH