IRAN, ExtraNews – Delegasi Arab Saudi ikut memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Enam anggota delegasi berjalan perlahan ke dalam ruangan penyeyaman dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri Arab Saudi Waleed El Khereiji. Dihadapan peti mati Ali Khamenei, delegasi Arab Saudi diperdengarkan ayat Alquran.
Seperti dilansir dari rekaman video pemakaman di akun Youtube DWS News, delegasi itu diperdengarkan Surah Ali Imran ayat 13.
قَدْ كَانَ لَكُمْ اٰيَةٌ فِيْ فِئَتَيْنِ الْتَقَتَاۗ فِئَةٌ تُقَاتِلُ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَاُخْرٰى كَافِرَةٌ يَّرَوْنَهُمْ
مِّثْلَيْهِمْ رَأْيَ الْعَيْنِۗ وَاللّٰهُ يُؤَيِّدُ بِنَصْرِهٖ مَنْ يَّشَاۗءُۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَعِبْرَةً لِّاُولِى الْاَبْصَار
ِ”Sungguh, telah ada tanda (kebesaran Allah) bagi kamu pada dua golongan yang saling berhadapan. Satu golongan berperang di jalan Allah dan yang lain (golongan) kafir yang melihat dengan mata kepala bahwa mereka (golongan Muslim) dua kali lipat mereka. Allah menguatkan dengan pertolongan-Nya siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan (mata hati).”
Surah ini menjelaskan tentang bukti kekuasaan Allah SWT melalui kemenangan pasukan Muslim yang jumlahnya lebih sedikit atas kaum kafir dalam Perang Badar.
Surah ini mensinyalkan bahwa Iran ingin memberitahu Saudi, bila kekuatan Islam bersatu, maka akan mendapatkan kemenangan melawan pasukan kafir.
Seperti diketahui Iran digempur habis-habisan oleh AS-Israel dalam perang yang berlangsung empat bulan. Dalam pertempuran itu, Iran dapat bertahan, meski sejumlah petinggi mereka terbunuh.
Salah satu yang terbunuh adalah pemimpin spiritual tertinggi mereka Ali Ayatollah Khamenei.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, mediator kunci dalam pembicaraan AS-Iran untuk mengakhiri perang, juga bergabung dengan para pelayat pada hari pertama upacara pemakaman yang berlangsung beberapa hari.
Menteri Dalam Negeri Pakistan juga tiba di Teheran. Para pemimpin dari berbagai negara di seluruh dunia — termasuk Qatar, Oman, Arab Saudi, Irak, Kuba, dan Serbia — ikut hadir di Teheran untuk memberikan penghormatan terakhir.
Dmitry Medvedev, mantan presiden Rusia dan wakil ketua Dewan Keamanan, juga diperkirakan akan menghadiri upacara tersebut pada hari Jumat. Demikian menurut juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.
Delegasi dari Tiongkok, Namibia, Afghanistan, dan Turkmenistan bertemu dengan presiden Iran di Teheran untuk upacara tersebut. Delegasi resmi dari India juga hadir, serta Pemimpin Nasional Turkmenistan Gurbanguly Berdimuhamedow. (*)













