alfaone 1

Dilarang Masuk Kantor Bupati, IPMAPUS Bersama Nakes dan Guru Bertahan Bermalam

  • Dilarang Masuk Kantor Bupati, IPMAPUS Bersama Nakes dan Guru Bertahan Bermalam

MAMUJU, Extranews  — Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu (IPMAPUS) Sulawesi Barat bersama tenaga kesehatan dan guru honorer menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Mamuju, Minggu (4/1/2026).

Karena tidak diizinkan masuk ke dalam area kantor dan belum ditemui Bupati Mamuju, St. Sutinah Suhardi, massa memutuskan bertahan dan bermalam di depan pagar kantor bupati.

Aksi tersebut merupakan bentuk desakan agar pemerintah daerah menepati janji terkait pengusulan tenaga honorer nakes dan guru menjadi PPPK Paruh Waktu.

Hingga sore hari, tidak ada perwakilan pemerintah daerah yang menemui massa aksi.

Ketua Umum IPMAPUS Sulawesi Barat, Akbar, menegaskan bahwa aksi akan terus berlanjut hingga tuntutan mereka mendapat respons langsung dari bupati.

“Sesuai kesepakatan IPMAPUS bersama teman-teman nakes dan guru honorer, kami akan bertahan dan bermalam di area Kantor Bupati sampai Bupati Mamuju menemui kami secara langsung,” ujar Akbar.

Ia menjelaskan, kehadiran IPMAPUS dalam aksi tersebut merupakan bentuk pendampingan terhadap tenaga honorer yang menagih komitmen kepala daerah.

“IPMAPUS mendampingi teman-teman honorer nakes dan guru untuk menagih janji bupati. Sebelumnya telah disampaikan bahwa akan dilakukan pengusulan agar mereka diangkat sebagai PPPK Paruh Waktu, namun hingga kini belum ada kejelasan,” pungkasnya.

Aksi bermalam ini menjadi sinyal kekecewaan massa terhadap sikap pemerintah daerah yang dinilai belum memberikan kepastian, meski tuntutan menyangkut nasib dan keberlanjutan kerja tenaga honorer di Mamuju.

lion parcel