oleh

Dahan Pohon Bawa Korban

Ucapan Terimakasih atas suksesnya HPN dan HUT PWI Sumsel ke 75

Tanjung Enim,Extranews – Tak ada hujan tak angin, tiba-tiba cabang pohon perindang yang berusia cukup tua yang berada di area jalur hijau Pasar Pagi Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul,Kabupaten Muara Enim, Senin siang (8/7/2019), tiba tiba tumbang menimpa sebuah kedai tempat penjual makanan dan juga menimpa seorang tukang becak yang kebetulan sedang melintas, serta satu unit motor milik tukang ojek yang sedang parkir menunggu penumpang, namun beruntung ia berhasil menghindar dan hanya mengenai motor miliknya.

Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, insiden yang terjadi sekitar pukul 14. 00 WIB tersebut menyebabkan luka ringan yang diderita oleh seorang tukang becak yang diketahui bernama Saripudin (53),warga Dusun Tanjung Enim,Kecamatan Lawang Kidul,serta satu unit motor tukang ojek yang tidak diketahui namanya.

Dari pantauan langsung sinarsumsel di lokasi kejadian, proses evakuasi tumbangnya cabang ranting pohon tersebut mulanya dilakukan oleh warga setempat dengan peralatan manual seadanya seperti menggunakan parang dan kapak. Terlihat juga petugas PLN yang juga ikut memperbaiki kabel yang terkena ranting dari cabang pohon yang patah. Lalu tak lama setelah itu barulah tim Fire and Rescue PT Bukit Asam Tbk tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi dengan menggunakan peralatan gergaji besi. Bagian per bagian cabang utama dan ranting pohonpun di potong dengan sangat exstra hati-hati oleh para petugas dilapangan.

“Cabang pohon itu tiba-tiba ambruk tanpa sebab. Mungkin sudah mulai lapuk /keropos di bagian dalamnya, hingga tak kuat menahan beban batang pohon dan akhirnya patah. Kejadiannya lebih kurang sekitar jam 2 siang,”ujar Uni Tin, salah seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi pohon tersebut.

Dikatakannya, pohon besar tersebut sebetulnya sudah lama dikeluhkan oleh warga di sekitar, mengingat warga takut bila sewaktu-waktu pohon tersebut tumbang ataupun roboh terutama saat cuaca buruk hujan yang disertai angin.

“Kami sebetulnya sudah melaporkan ke kantor Lurah Pasar, melalui ketua RT dan juga katanya akan diteruskan ke pihak PT PLN karena kan di lokasi itu juga ada jalur kabel listrik. Kami juga ditawari katanya kalo mau potong sendiri silahkan tapi bila terjadi apa apa kami tidak bertanggung jawab katanya. Kami fikir iya juga bener. Sebelumnya kami juga sempat sepakat bersama warga untuk minta sumbangan sukarela tapi tidak jadi, karena resikonya itu tadi, takutnya terjadi hal-hal yang buruk. Jadi ya kami cuma menunggu hingga sampai saat ini,dan akhirnya benarkan kejadian juga, meski hanya cabangnya saja yang patah atau tumbang tapi kan lumayan besar ukuran batang maupun rantingnya,”ungkapnya.

“Kagek nian tadi tuh kalo nak tau. Apolagi tempat Uni nih kan kadang banyak wong beteduh ataupun bejualan, liat bae itu cabang pohonnyo yang lain itu sudah menyeberang sampe di pucuk rumah Uni kan?karena memang ranting pohon nyo ini sudah melebar kemano mano. Waktu itu pernah di panjatin dan baru di ketok sudah jatuh ranting nyo, memang daun nyo masih keliatan ijo dan keliatan subur tapi itu ranting ranting nyo mudah patah, dan bahkan pernah waktu itu ado yang patah dan jatuh di tengah jalan, untung ukurannyo kecik dan idak nimpo warga ataupun pengendara motor. Pokoknyo kalo biso cepat di pangkas atau di tebang supaya idak ado korban,”tambahnya.

Sedangkan menurut salah seorang warga lainnya yang tidak mau disebut namanya menyebutkan, ia bersama warga lainnya juga sudah berapa kali mengajukan permohonan bantuan ke pihak terkait seperti seperti ke Lurah,ke Pemda tapi tidak ada tindak lanjutnya lagi.

“Ke pihak PTBA bagiaan CSR nya juga pernah kami minta permohonan bantuan. Hingga sampai saat ini akhir nya kejadian juga kan. Tadi ada korbannya tukang becak sudah langsung di bawa ke Puskesmas karena mengalami luka akibat kena ranting cabang pohon yang patah. Itu liat pohon nya sudah hampir di tumbuhi benalu,kalau batang sudah di tumbuhi benalu sudah pasti tidak akan kuat lagi pasti roboh,”terangnya.

Lebih lanjut kata dia, dilokasi itu kalau pagi hari sangat ramai pedagang yang menggelar di bawah rindangnya pohon, seperti penjual makanan, aktivitas bongkar muat barang untuk pertokoan dan lain sebagainya.

“Jadi semuanya kumpul disini. Pagi hari banyak yang beli jajanan aneka makanan untuk sarapan. Untung saja tadi sudah pada sepi dan udah pada pulang yang jualan makanan, coba kalau setengah jam sebelum kejadian wah bisa banyak korban lagi,”katanya.

Sementara itu, saat awak media ini bermaksud ingin melakukan kroscek ke Puskesmas Tanjung Enim untuk melihat keadaan tukang becak yang menjadi korban tumbangnya cabang pohon tersebut ketika sesampai di UGD Puskesmas sudah tidak terlihat lagi.

“Oh bapak tadi sudah diperbolehkan pulang mengingat hanya luka lecet di bagian kepala dan lutut akibat terkena ranting dari cabang tersebut. Si pasien atas nama bapak Syaripudin tadi baik baik saja kondisinya dan sadar kok saat sampai di UGD. Terus setalah itu langsung kami lakukan pembersihkan terhadap lukanya,”kata salah seorang dokter jaga di UGD tersebut singkat. hai

Komentar

Berita Hangat Terbaru Lainya