ExtraNews – Oleh-oleh makanan khas Raja Ampat yang populer meliputi hasil olahan laut dan sagu, seperti abon ikan (tuna/tenggiri), terasi udang, ikan asin dari Kampung Wawiyai, serta stik ikan/kerupuk ikan dari Kampung Lopintol.
“Camilan lainnya adalah martabak sagu, sagu lempeng, kue lontar, dan abon gulung yang mudah dibawa pulang.
Berikut daftar lengkap oleh-oleh makanan khas Raja Ampat:
Olahan Ikan & Hasil Laut:
- Abon Ikan: Tersedia varian ikan tuna, cakalang, atau tenggiri yang dikemas rapi.
- Ikan Asin: Terkenal berasal dari Kampung Wawiyai, diolah bersih dan rasanya khas.
- Stik Ikan/Kerupuk Ikan: Diproduksi di Kampung Lopintol menggunakan ikan segar seperti kakap merah atau bubara.
- Terasi Udang: Hasil laut yang diolah tradisional.
Olahan Sagu & Camilan:
- Sagu Lempeng: Sagu yang dibentuk keras, cocok untuk teman minum kopi.
- Martabak Sagu: Kudapan unik khas Papua.
- Baha-baha: Sagu dadar yang diisi kelapa, khas Kampung Lopintol.
- Kue Lontar: Kue pie susu khas Papua.
- Abon Gulung: Roti gulung berisi abon, kuliner khas Sorong dan Papua Barat.
Makanan Unik:
- Ulat Sagu: Sering dijadikan camilan ekstrem yang gurih.
- Cacing Laut (Insonem): Diolah dengan dibakar atau digoreng.
Produk olahan ikan dan sagu umumnya tahan lama sehingga sangat cocok dijadikan buah tangan untuk wisatawan.
Alternatif Kuliner Lainnya
- Papeda: Meskipun Papeda (bubur sagu) adalah makanan khas Raja Ampat yang paling ikonik dan wajib dicoba, makanan ini paling enak dinikmati langsung di tempat bersama ikan kuah kuning dan tidak cocok dijadikan oleh-oleh untuk dibawa pulang karena sifatnya yang mudah basi.
- Kue Lontar: Meskipun lebih dikenal sebagai oleh-oleh khas Sorong, kue ini juga populer di kalangan wisatawan Raja Ampat.
Anda dapat menemukan berbagai oleh-oleh makanan ini di toko-toko suvenir, seperti Icon Raja Ampat Premium di Jl. R.A. Kartini No.08, Klasuur, Distrik Sorong, Kota Sorong. (**)












