oleh

Tips Fotografi Alam Bebas / Outdoor / Lanskap

Melancong, siapa yang tidak tahu jalan-jalan. Semua lapisan masyarakat dari tua , muda setengah muda hingga setengah tua paham betul apa itu melancong. Kegiatan paling menyenangkan dibandingkan hanya melihat tv di rumah, kegiatan ini juga bisa dibarengi dengan kegiatan olahraga seperti bersepeda, jogging, tracking dan hiking. Tool paling penting dan paling diperlukan adalah Foto dan tentu kegiatan fotografi adalah kegiatan yang sangat-sangat cocok dilakukan disaat kita jalan-jalan. Bisa foto selfie, wefie, lanskap atau bahkan foto human interest di wilayah tempat kita travelling.
Fotografi Alam Bebas

Tapi ada beberapa hal yang sulit untuk didapatkan jika hanya mengandalkan kamera yang kita bawa, kita harus benar-benar jeli terhadap potensi-potensi apa saja yang bisa kita jadikan oleh-oleh fotografi di wilayah tempat kita travelling. Prinsip utamanya adalah “Don’t Thinking just Click” jadi kita disuruh jangan mikir gitu?…  Ya betul kadang spontanitas bisa menghasilkan sesuatu yang berbeda yang membuat kita puas dari hasil fotografi kita. Tapi dilain hal tentu peralatan yang menunjang juga harus di perhitungkan seperti kapasitas kamera, kalau kita hanya foto-foto tanpa perhitungan yang jelas maka kesempatan kita mendapatkan foto luar biasapun sirna ketika baterai kamera habis dan memory kamera penuh. Jadi lebih bijak dibandingkan tamak. Hehe

Ketika kita membicarakan fotografi alam bebas, sudah pasti yang telintas objek utamanya adalah pemandangan. Tapi masih banyak hal lain yang bisa didapatkan dibandingkan hanya menyajikan pemandangan alam yang indah, salah satu yang cukup penting adalah moment yang tepat. Yuk kita belajar sama-sama tentang apa saja sih yang harusnya kita lakukan di kegiatan fotografi alam bebas, berikut adalah tipsnya :

Sadari Kondisi Bentang Alam
Ambil Komposisi terbaik dengan pertimbangan bentang alam
Gn.Kelud

Gunung, Pantai, Hutan, Padang Pasir memiliki tipikal alam yang berbeda-beda. Dan memerlukan pendekatan fotografi yang cukup berbeda, misalnya kita ambil Gunung. Gunung memiliki tipikal suhu yang rendah, kelembapan yang tinggi dan mayoritas gunung memiliki curah hujan yang tinggi. Waktu paling baik untuk memfoto gunung adalah pagi, senja dan malam sebelum pagi, kondisi gunung yang ekstrim mengharuskan kalian lebih perhatian terhadap kondisi kamera. Perhatikan kelembapan kamera, packing kamera, dan lindungi kamera dari air. Hal-hal seperti ini harus kalian tahu sebelum membawa kamera kalian ke gunung, harus tau bagaimana tipikal alam disana, dari pagi sampai malam. Kalian harus tahu bahwa pantai memiliki tingkat keasaman udara yang cukup tinggi karena bercampur dengan garam yang bisa membuat kamera kalian lebih cepat mengalami korosi. Kalian juga harus tahu bahwa hutan lebat adalah tempat yang sulit untuk mendapatkan cahaya yang tepat karena tertutupnya cahaya matahari, sehingga membutuhkan kamera speed yang cukup baik jika ingin mendapatkan kamera yang stabil dan bagus. Dan masih banyak lagi yang harus kalian ketahui dari
Cerdas Memilih Waktu
Blue Hour – Gede Pangrango
waktu yang tepat memberikan hasil yang menakjubkan

Waktu adalah hal yang sangat-sangat penting, hasil foto akan lebih dramatis hasilnya jika dilakukan di jam-jam tertentu misal pagi, senja dan malam. Saya berikan contoh pagi hari saat matahari terbit sangat memberikan hasil fotografi yang dramatis untuk fotografi di wilayah pegunungan, jika kita beralih ke wilayah pantai waktu yang paling magis adalah saat senja tentu saat matahari terbenam. Kalian juga harus paham apa itu blue hour dan magic hour, hal ini akan memberikan hasil fotografi kalian memiliki kekuatan yang luar biasa.
Sampaikan Kehidupan Alam
Garis Halur ombak

Air, Pohon, Bunga, tanah adalah elemen yang harus kalian masukan untuk membuat fotografi kalian kuat. Dan jangan lupa untuk memasukan kehidupan dari hewan-hewan yang kalian temui, bisa burung, tupai, ikan atau hewan lainya yang menjadikan fotografi kalian sangat memberikan kekuatan. Bisa juga memasukan moment-moment alam bergerak, misalnya kawah yang menyemburkan awan panas, lautan yang memperlihatkan debur ombak, pasir-pasir yang bertiup karena angina, cahaya matahari yang menembus melalui serat-serat pohon yang lebat. Kesemuanya itu bisa menjadi element penting di fotografi kalian.
Out of Box

Foto ini dibuat dengan sedikit efek cahaya
Lokasi – Gunung Prau
Keluar jalur ga selamanya salah, kadang pemikiran yang unik bisa menghasilkan karya fotografi yang cantik. Sekali-kali kalian bisa fotografi tanpa prinsip fotografi yang sudah ada pakemnya, kompisisi yang tidak seimbang, hasil foto shake yang cantik, long exposure yang dibuat unik dll. Kalian bisa berkreasi jadi saran saya kreatiflah.
Lihat Rekomendasi Foto

Sebelum kalian pergi ada baiknya kalian melihat rekomendasi fotografi dari suhu-suhu senior dunia pemotretan alam bebas. Hal ini bisa membuka kesadaran kalian bahwa inilah komposisi foto yang harus didapatkan, moment yang sangat pas dan element-element penting dari fotografi alam bebas. Pengalaman melihat foto-foto itu akan membuat kalian lebih kreatif.
cari rekomendasi foto, untuk inspirasi
Gali Informasi Warga Setempat
Informasi dari warga sangat penting untuk memaksimalkan hasil foto kita, kita bisa dapat informasi-informasi berharga dari masyarakat. Misalnya waktu paling tepat untuk memfoto hewan-hewan endemik yang kita tuju, atau dimana posisi yang belum pernah di kunjungi oleh pengunjung lain dan lain sebainya. Informasi ini berguna untuk kita lebih siap dan lebih beda dibandingkan dengan fotografer lain.
Sabar dan Sabar

Sabar adalah ujian bagi para fotografer, pengalaman dari fotografer alam bebas dunia kunci dari foto epic mereka adalah sabar. Mereka bisa menunggu lama bahkan sangat lama hanya untuk mendapatkan foto dengan moment yang luar biasa. Jadi buat kalian yang benar-benar ingin memiliki foto yang luar biasa, maka bersabarlah dan tunggu dengan seksama ketika moment itu ada maka fotolah.
Perlatan Pendukung
pillihlah barang yang paling diperlukan jangan dibawa
semua, emangnya mau pindahan haha

Kelembapan udara, suhu rendah, angin dengan kandungan garam, pasir yang bertiup serta kondisi alam lain diluar kekuasaan kita sebagai fotografer. Hal yang bisa kita lakukan adalah mempersiapkan peralatan, lensa cadangan, baterai cadangan, box storage, dan lain sebagainya sangat penting untuk dibawa sebagai pertimbangan kondisi gear yang kita gunakan. Tripod sangat saya anjurkan untuk dibawa, dan sediakan cleaner untuk membersihkan kamera setelah digunakan, dan bawa tempat penyimpanan yang tahan kelembapan.

Itulah kira-kira tips and trick untuk melakukan kegiatan fotografi diluar ruangan atau alam bebas. Inti dari kesemuanya adalah lebih bijaklah dan lebih bersabarlah.
Have fun, fotografi.

Komentar