Tidak Ingin Membebani Orang Tua, Iptu Nasirin Pilih Masuk Polisi Usai SMA

Iptu Nasirin SH
Iptu Nasirin SH

PALEMBANG, ExtraNews – Orang tua adalah segalanya, sayangi dan jaga ibu dan bapakmu sebaik mungkin selagi mereka masih ada, karena mereka orang pertama yang menyapa kita di dunia, merawat kita dari bayi, mengajari berjalan, hingga kita bisa berlari dan menjadi diri kita sendiri.

Itulah kalimat yang dilontarkan Iptu Nasirin SH, saat ditanya apa arti orang tua bagi pria yang saat ini menjabat sebagai Kapolsek Sanga Desa, Muba ini.

“Orangtua adalah cinta pertama dari anak-anaknya, orangtua juga menjadi tempat pulang ternyaman ketika hati sedang lelah, oleh karena itu pula saya tidak ingin berlama- lama membebani orang tua dengan mengeluarkan banyak biaya untuk saya sekolah,” ujar Nasirin saat dibincangi extranews.id, Minggu (22/10/2023).

Nasirin yang juga pernah menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Sanga Desa pada Oktober 2021 yang lalu ini menyebut, ketika dia berhasil menyelesaikan pendidikan di bangku SMA, dirinya tidak ingin melanjutkan ke universitas tetapi memilih untuk mengikuti tes menjadi seorang polisi.

“Alhamdulillah saya lolos tes dan menyelesaikan Dik Setukpa Polri pada bulan November tahun 2018 serta langsung mendapat penempatan di Muba untuk menjabat sebagai Ka SPKT,” katanya.

Nasirin juga mengungkapkan alasannya mengapa lebih memilih menjadi polisi seusai SMA ketimbang meraih gelar sarjana terlebih dahulu, karena menurutnya dengan menjadi polisi itu berarti dirinya telah bekerja sehingga tidak lagi membebani orang tua.

BACA JUGA INI:   Kapolri Lepas Bus Vaksinasi Keliling Sasar Warga yang Tidak Terjangkau

“Dengan bekerja berarti kan kita menghasilkan uang sendiri, yang ada dipikiran saya kemarin mengapa saya tidak memiliki uang terlebih dahulu baru kemudian menjadi sarjana, dengan demikian selain tidak lagi menyusahkan orang tua saya juga tetap bisa meraih gelar, Alhamdulillah saat ini saya tengah menyelesaikan kuliah saya sebagai mahasiswa S2 di salah satu universitas di Palembang,” imbuhnya.

Selain orang tua, lanjut Iptu Nasirin, yang juga menjadi penyemangat hidupnya adalah istri dan anak- anak.” Sekarang kedua orang tua sudah berpulang, saat itu saya sempat merasa terpukul, sedikit down, sedih menyelinap di hati saya,tapi saya sadar semua adalah kehendak yang kuasa yang tak mungkin kita hindari, sehingga saya akhirnya bangkit lagi, Alhamdulillah istri saya sangat mendukung saya dalam hal apapun, anak- anak saya pun demikian, selalu mensupport saya, saat ini keluarga, istri dan anak-anak lah yang menjadi tempat untuk berkeluh kesah,” ujar suami dari Aplia Nasirin ini.

Tidak Ingin Membebani Orang Tua, Iptu Nasirin Pilih Masuk Polisi Usai SMA
Iptu Nasirin SH

 

Iptu Nasirin mengawali karirnya di kepolisian berawal dari Diktukba tahun 2003, lalu pada tahun 2018 pria yang lahir di Pemalang ini resmi menyandang pangkat Ipda dan pada Januari 2019 menjadi Kanit Reskrim Polsek Sungai keruh, jabatan ini diembannya sampai bulan September tahun 2019.

Setelah itu, bulan September tahun 2019 sampai dengan bulan Oktober tahun 2021, Nasirin meneruskan karirnya sebagai Kanit Pidum Polres Muba sampai dengan bulan Oktober 2022, kemudian menjadi Kanit Regident Satuan Lalu Lintas Polres Muba serta Kanit Reskrim Polsek Sanga Desa Hingga menduduki jabatan Kapolsek Sanga Desa, Muba saat ini.

BACA JUGA INI:   Perampok Jalanan di Palembang Dibekuk Jatanras Saat Bersembunyi Dalam Pick-up

Nasirin sempat menceritakan suka dan duka nya selama menjalani tugas sebagai polisi, namun karena tekadnya yang kuat untuk memberikan yang terbaik bagi negara serta keluarga, segala halangan serta rintangan yang dihadapi terasa lebih mudah.

“Ketidaksempurnaan saya sebagai manusia biasa justru yang membuat saya lebih semangat untuk dapat lebih baik lagi ke depan, mengingat itu rasa lelah dalam menjalankan tugas tidak terlalu dirasa, bagi saya biarlah semuanya mengalir seperti air, meski pelan tapi yakin kalau kesuksesan itu akan berhasil kita raih,” ucapnya.

Ketika ditanya, apa pengalaman menarik saat menjalankan tugas sebagai polisi, Nasirin mengatakan kalau pengalaman yang tak akan pernah dia lupakan saat mencari dan mengejar pelaku tindak pidana selama sepekan penuh.

“Saya dan anggota lain keluar masuk hutan untuk mencari keberadaan pelaku, sempat hampir putus asa namun akhirnya pelaku dapat kami tangkap saat bersembunyi di dalam sebuah rumah yang berada di pinggir sungai, bagi saya itu adalah pengalaman yang cukup menarik, meski sebenarnya saya ataupun rekan polisi lain semua pasti pernah mengalaminya saat hendak menangkap pelaku kejahatan,” imbuhnya.

BACA JUGA INI:   Diiringi Isak Tangis, Jenazah Mulyadi Dimakamkan di TPU

Diakhir perbincangan, Nasirin sempat menititipkan harapannya kepada rekan serta junior nya terhadap institusi kepolisian yang saat ini merupakan rumah kedua bagi mereka.

“Di Kepolisian ini merupakan salah satu jalan untuk kita mengejar akhirat, untuk itu bekerjalah dengan hati, ikhlas adalah salah satu kunci kesuksesan kita, kita tunjukan kepada masyarakat bahwa kita ada karena memang untuk mereka, Marwah kepolisian yang suci harus kita jaga bersama, semoga ke depan polisi semakin dekat dengan rakyat, juga semoga bisa menjadi Polisi Presisi yg baik dan berprestasi sehingga apa yang kita lakukan tidak sia- sia serta ridho tuhan dapat kita raih,” pungkasnya. (Mella)