oleh

Tanggul Jebol Diduga Operator PC Tertimbun Lumpur

Tanggul Jebol Diduga Operator PC Tertimbun Lumpur
Muara Enim- Extranews —- Operator alat berat PT PAMA Persada Nusantara bernama Federik Hansen Sagala, diduga tertimbun lumpur akibat tanggul sump gobi di lokasi Tambang Air Laya Barat yang merupakan lokadi izin usaha pertamabangan (IUP ) milik PT Bukit Asam, jebol dan hingga korban kini belum di temukan.
Berdasarkan informasi didapat dilapangan menyebutkan, peristiwa kecelakaan kerja dilokasi tambang batubara tersebut diketahui terjadi Kamis (1/10) sekitar pukul 05.30 WIB dini hari. Dimana saat itu sebanyak 4 orang operator alat berat PT PAMA selaku subkon PT Bukit Asam sedang berada di lokasi, namun saat itu tiga operator lainnya keluar dari cabin alat berat untuk melaksanakan sholat subuh.
Korban Federik Hansen Sagala yang saat itu masih berada di cabin unit di PC 400 yang berada di lokasi. Diduga tanggul sump gobi jebol yang mengakibatkan lumpur menimbun alat yang operasi di elevasi sump di bawahnya.
Beruntung tiga operator lainnya yang akan kembali ke cabin unit berhasil menyelamatkan diri. Namun, naasnya korban Federik Hansen Sagala yang masih berada di dalam cabin unit tak mampu menyelamatkan diri dan ikut tertimbun bersama alat berat yang ia operasikan. Hingga kini korban masih dalam pencarian tim rescue.
Sementara itu, Humas PT PAMA Persada Nusantara, Faisal saat dikonfirmasi awak media mengatakan, terkait peristiwa tersebut pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke inspektur tambang. “Saya belum bisa berbicara apa-apa karena itu kita serahkan ke Kepala Tehnik Tambang (KTT), jadi kami masih menunggu hasil investigasi dari KTT dulu,”katanya.
Terpisah, Sekper PT Bukit Asam Apollonius Andwie C melalui Manager Humas, Komunikasi dan Administrasi Coorporater, Iko Gusman ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Sudah kita laporkan kepada inspektur tambang. Apapun hasil dan perintah dari inspektur tambang akan kita patuhi,” jelasnya.NH

Komentar

Berita Hangat Terbaru Lainya