Rohaniawan Konghucu Mati Kemudian Hidup Lagi, Polisi: Ada Dugaan Motif karena Terlilit Utang

Nasional199 Dilihat

BOGOR-JABAR, ExtraNews – Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengungkap dugaan motif utang di balik kematian rohaniawan Konghucu, Wen Shi (WS) Urip Saputra yang viral karena diklaim hidup kembali saat sudah berada dalam peti mati.

Dugaan motif utang itu didapat dari pemeriksaan polisi terhadap sopir ambulans yang membawa Urip dari Jakarta ke Bogor dalam keadaan tidur di peti mati.

“Ada fakta menarik yang sedang kami dalami dari pembicaraan yang dilakukan oleh istrinya US dengan driver ambulans itu bahwa istrinya berkeluh-kesah sedang dihadapkan oleh utang yang melilit keluarganya dan banyak yang menagih. Ini juga kami sedang melakukan pendalaman di sana,” kata Iman, Rabu (16/11/2022).

Selain keterangan dugaan terlilit utang, kata Iman, dalam penyelidikan, polisi tidak menemukan fakta surat kematian.

“Tidak ada (surat kematian), kami sudah tanyakan itu ke istri US tidak bisa menunjukkan dengan alasan hilang. Kemudian kami sudah pertanyakan juga untuk rumah sakit atau pihak yang menerbitkan surat kematiannya, (istri US) juga tidak memberitahukan kepada kami, sehingga ini kami masih mempertanyakan surat kematian tersebut,” jelasnya.

Makam Sudah Dipesan

Sementara itu, pengurus Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rancabungur, Ujang Suherman mengaku, makam untuk Urip sudah sempat dipesan.

“Jadi ada pengurus dari perumahan itu yang telepon ke saya pengurus makam. Pemesanan buat non muslim. Jumat sore pesan, Jumat malam batal, karena hidup lagi,” ujar Ujang, Rabu (16/11/2022).

Liang lahat untuk Urip belum sempat digali lantaran kabar bahwa ia hidup kembali.

Urip Saputra membuat heboh setelah sebuah video viral di medsos. Dalam video itu dinarasikan Urip hidup kembali usai dinyatakan meninggal oleh sebuah RS di Semarang. Urip ke Semarang disebut-sebut untuk menghadiri sebuah acara

Dinarasikan juga, jenazah Urip diterbangkan ke Jakarta dan dimasukkan ke dalam peti di sebuah RS di Jakarta yang tidak diungkap namanya.

Namun saat sampai di rumah dan peti dibuka ternyata tubuh Urip bergerak dan hidup kembali. Hal ini disebut sebagai ‘keajaiban’.

Belakangan diketahui — berdasar pemeriksaan polisi — ternyata Urip dan istrinya tidak pernah melakukan perjalanan ke Semarang. Mereka justru pergi ke Jakarta Selatan dan dijemput ambulans. Saat itu mereka membawa sebuah peti.

Di tengah perjalanan ke Bogor, sopir ambulans mampir ke rest area. Setelah itu sopir tidak pernah melihat Urip lagi. Saat tiba di rumah, ternyata Urip sudah berada di dalam peti. [*kumparan]

 

Komentar