Pemprov.Sumsel Pertajam   Agenda Pembangunan,   Sekda S.A. Supriono Buka Forum Konsultasi Publik RKPD Tahun 2024 

PALEMBANG, ExtraNews – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Ir. S.A. Supriono membuka secara resmi  Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) rovinsi Sumatera Selatan Tahun 2024 di kantor Bappeda Provinsi Sumsel, Jumat (17/3).

Dikatakan Sekda Supriono bahwa forum ini sangat penting karena pada kesempatan ini seluruh stakeholder yang terlibat dalam perencanaan pembangunan daerah di Provinsi Sumatera Selatan dapat memberikan saran dan masukan dalam rangka sinkronisasi perencanaan pembangunan untuk merumuskan Isu Strategis Daerah, Prioritas Daerah, Program Prioritas Daerah, dan Kegiatan Prioritas Daerah beserta target kinerja Sasaran yang tertuang dalam Rancangan Awal RKPD Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2024.

RKPD yang dibahas dalam Forum ini menurutnya haruslah berbasis masalah, potensi dan cita-cita di masa depan yang diselaraskan dengan sasaran dan prioritas pembangunan nasional. Diperkaya dengan masukan masyarakat pada saat Gubernur dan Wakil Gubernur melakukan kunjungan kerja ke kabupaten/kota, usulan serta masukan dan saran kabupaten/kota dan seluruh stakeholder, menjadikan RKPD Provinsi Sumatera Selatan berbasis kebutuhan nyata di lapangan.

Lebih jauh Sekda mengatakan bahwa Sumatera Selatan sudah kembali bangkit setelah diterpa Pandemi COVID-19 yang berdampak pada berbagai aspek pembangunan.

Hal ini dilihat dari capaian indikator makro Sumatera Selatan diantaranya, yaitu Pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan pada tahun 2022 mencapai 5,23%, meningkat signifikan setelah sebelumnya terkontraksi 0,11% di tahun 2020. Pertumbuhan ekonomi ini menjadi yang tertinggi se Sumatera.

KemudianTingkat kemiskinan Sumatera Selatan per September 2022 menurun menjadi 11,95% dan merupakan tingkat kemiskinan terendah sejak Provinsi Sumatera Selatan terbentuk. Indeks Pembangunan Manusia tahun 2022 mencapai 70,90 dan merupakan tahun kelima status IPM kategori tinggi. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tahun 2022 menurun menjadi 4,63%, lebih rendah dari nasional sertaGini Rasio Tahun 2022 turun menjadi 0,330 dan lebih rendah dari nasional.

Pada proses penyusunan RKPD Tahun 2024 ini, Sumatera Selatan juga memperhatikan Kebijakan Nasional yang tertuang dalam RKP Tahun 2024 dengan Tema Pembangunan “Mempercepat Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan” dengan 7 (tujuh) Prioritas Nasional, yaitu Ketahanan Ekonomi, Pengembangan Wilayah, Sumber Daya Manusia, Revolusi Mental dan Kebudayaan, Infrastruktur, Lingkungan Hidup dan Ketahanan Bencana, serta Stabilitas Polhukhankam dan Pelayanan Publik.

“Dengan akan berakhirnya periode RPJMD Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2019-2023, maka RKPD Sumatera Selatan Tahun 2024 berpedoman pada Visi RPJPD Provinsi Sumatera Selatan tahun 2005-2025, yaitu “Sumatera Selatan Unggul dan Terdepan Tahun 2025” yang dijabarkan ke dalam 5 Tujuan dan 18 Sasaran di dalam dokumen RPD yang saat ini dalam proses penyusunan dan akan ditetapkan dengan Perkada dalam waktu dekat,” paparnya.

Pada kesempatan tersebut hasil evaluasi indikator makro, telaah terhadap kebijakan nasional serta provinsi tersebut, pada tahun 2024 beberapa target Sumatera Selatan yang perlu kita capai yaitu pertamaPertumbuhan ekonomi tumbuh 5,74%, Tingkat kemiskinan turun menjadi 10,95%,Tingkat Pengangguran Terbuka turun menjadi 4,14%,.Indeks Pembangunan Manusia meningkat menjadi 71,63, dan Gini Rasio turun menjadi 0,324.

Dalam rangka mencapai target-target tersebut, Prioritas Daerah Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2024, yaitu Meningkatkan Reformasi Birokrasi dan Trantibum, Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Meningkatkan Infrastruktur Dan Ekonomi Kerakyatan, Meningkatkan Kualitas Lingkungan Hidup Dan Pengelolaan Bencana.

Sementara itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumsel Regina Ariyanti, ST mengatakan diadakannya forum ini  salah satunya adalah untuk mendapatkan banyak masukan terkait agenda pembangungan 2024.

“Kami juga akan menyampaikan evaluasi dan capaian Pemprov sampai dengan tahun 2022 serta agenda apa yang harus dilakukan di tahun 2024,” jelasnya. (*)

Komentar