Pasang Iklan Murah Meriah

PDIP Sebut Jokowi Dijebak di Acara GBK, Netizen: Kalau Beneran Dijebak, Kok Kasih Isyarat 3 Jari?

PDIP Sebut Jokowi Dijebak di Acara GBK, Netizen: Kalau Beneran Dijebak, Kok Kasih Isyarat 3 Jari?
kolase foto/istimewa

JAKARTA, ExtraNews – Pegiat media sosial Lukman Simandjuntak menyoroti pernyataan dari Anggota DPR RI Fraksi PDIP Deddy Yevri Sitorus yang mengecam acara relawan Nusantara Bersatu di Gelora Bung Karno (GBK) yang dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ia bahkan menyebut bahwa Jokowi akhirnya terpaksa hadir dalam acara itu.

Hal tersebut ditanggapi Lukman Simandjuntak melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Lukman Simandjuntak mengherankan pernyataan dari PDIP itu.

Lukman Simandjuntak juga mengutarakan bahwa Jokowi bahkan tampak memberikan isyarat 3 jari.

“Kalau benar dijebak, kok @jokowi senyum dan tertawa, sekaligus kasi isyarat 3 jari merespon teriakan relawan? PDIP mengira rakyat dungu kali yaaa?,” ujar Lukman Simandjuntak melalui akun Twitter pribadi miliknya, Selasa (29/11/2022).

BACA JUGA INI:   Memanas! Demi Gibran Cagub DKI Jakarta, Jokowi Disebut Siap Singkirkan Megawati di PDIP?

PDIP Sebut Jokowi Dijebak di Acara GBK, Netizen: Kalau Beneran Dijebak, Kok Kasih Isyarat 3 Jari?

Sementara itu, Deddy juga menilai acara yang digelar relawan itu hanya merendahkan kepemimpinan Presiden Jokowi.

“Saya minta jangan lagi menjebak Pak Jokowi, beliau presiden RI dan bukan presiden relawan. Jangan demi ambisi kekuasaan dan materi, para relawan melakukan manuver-manuver yang di luar ruang lingkupnya sehingga malah merugikan kewibawaan Pak Jokowi,” tutur Deddy Sitorus.

Deddy memastikan PDIP tidak akan membiarkan pihak-pihak yang berupaya merugikan martabat Jokowi. Dia memastikan pihaknya akan mengawal kepemimpinan Jokowi sampai tuntas.

“Kami akan terus mengawal Presiden Jokowi hingga akhir masa jabatan dan memastikan bahwa Pilpres 2024 akan menghasilkan kepemimpinan nasional yang selaras dan menuntaskan visi Presiden Jokowi, PDI Perjuangan (PDIP) sebagai partai asal Jokowi telah terbukti konsisten menjaga dan mendukung pemerintahan secara tuntas, dan kami akan membuat perhitungan dengan pihak-pihak dan para petualang politik yang merugikan martabat presiden,” papar Deddy.

BACA JUGA INI:   132 Calon Paswacam Kabupaten Muara Enim Lulus CAT

Lebih lanjut, Deddy juga menyampaikan acara relawan tersebut seharusnya tidak boleh digelar di GBK seperti arahan Menpora. Dia juga meyakini Jokowi akhirnya terpaksa datang ke acara tersebut.

“Kan ada larangan dari Menpora untuk pemakaian GBK hingga penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2023,” ujar legislator dapil Provinsi Kalimantan tersebut.

“Saya yakin Pak Jokowi terpaksa datang ke acara itu, bukan kemauan beliau,” tegasnya.

[*wartaekonomi]