oleh

oooOO…Dibeli, Ini 10 Perusahaan yang Diakusisi oleh Facebook

Sebagian besar sudah ditutup karena tidak menguntungkan

ExtraNews – Beberapa waktu lalu kamu mungkin merasakan sensasi kehilangan arah akibat Instagram, WhatsApp, dan Facebook yang down. Faktanya, semua aplikasi tersebut berada di bawah naungan perusahaan teknologi raksasa, Facebook sendiri.

Yang menarik adalah aplikasi-aplikasi itu tidak semuanya merupakan produk asli Facebook. Beberapa di antaranya merupakan hasil akusisi. Berikut ini beberapa aplikasi dan perusahaan teknologi lain yang diambil alih oleh perusahaan yang dimiliki Mark Zuckeberg tersebut.

1. Atlas Solutions

oooOO...Dibeli, Ini 10 Perusahaan yang Diakusisi oleh Facebook 1
logo Atlas Solutions (adweek.com)

Atlas Solutions diambil oleh Facebook pada Februari 2013. Sebelumnya perusahaan teknologi ini dipegang oleh Microsoft dan punya fokus dalam pengiklanan serta menganalisis data kampanye yang dibuat oleh perusahaan lain. Atlas Solutions pada akhirnya ditutup Facebook pada Maret 2018.

2. LiveRail

oooOO...Dibeli, Ini 10 Perusahaan yang Diakusisi oleh Facebook

Perusahaan ini berjalan sebagai platform bisnis monetisasi perilisan video. LiveRail yang diakusisi Facebook pada Juli 2014 mengenalkan Facebook pada sistem iklan auto-play 15 detik. Januari 2016, Facebook menyatakan menutup perusahaan iklan tersebut.

3. Onavo

oooOO...Dibeli, Ini 10 Perusahaan yang Diakusisi oleh Facebook

Perusahaan Israel ini bergerak di bidang analisis web mobile yang menganalisis lalu lintas web pada VPN, demi memberi statistik tentang penggunaan aplikasi lain. Onavo dimiliki Facebook pada Oktober 2013 dan dinon-fungsikan pada Februari 2019 akibat berbagai permasalahan yang berhubungan dengan pelanggaran privasi.

4. TBH

oooOO...Dibeli, Ini 10 Perusahaan yang Diakusisi oleh Facebook

Mungkin banyak dari kamu tidak mengetahui aplikasi ini. TBH adalah aplikasi polling anonim yang sempat viral di luar negeri. Facebook membeli TBH pada Oktober 2017, dua bulan setelah peluncurannya. Sementara itu, pada Juli 2018, Facebook mengumumkan menutup aplikasi itu dengan alasan tingkat penggunaan yang rendah.

5. Parse

oooOO...Dibeli, Ini 10 Perusahaan yang Diakusisi oleh Facebook

Parse sebelumnya merupakan provider, namun berubah haluan menjadi platform jasa backend. Perusahaan ini menjadi milik Facebook saat 2013 dan ditutup pada Januari 2017. Saat mulai bermunculan rumor dinon-fungsikan pada 2016, Parse diubah menjadi platform open source.

6. Redkix

oooOO...Dibeli, Ini 10 Perusahaan yang Diakusisi oleh Facebook
ilustrasi aplikasi Redkix (venturebeat.com)

Dulunya Redkix merupakan perusahaan teknologi startup yang membuat aplikasi gabungan antara email, messaging, dan kalender. Saat dibeli pada 2018 lalu, Facebook mengharapkan Redkix mampu mengembangkan fitur aplikasi Workplace dan mampu bersaing dengan Slack.

7. Oculus VR

oooOO...Dibeli, Ini 10 Perusahaan yang Diakusisi oleh Facebook
Oculus VR (time.com)

Bagi mereka yang memainkan game, pastinya mengetahui Oculus VR. Perusahaan ini bergerak di pengembangan gaming dan menciptakan headset untuk virtual reality. Untuk masalah produk, dalam waktu dekat ini mereka akan mengeluarkan game Resident Evil 4 versi VR.

8. Ctrl-Labs

oooOO...Dibeli, Ini 10 Perusahaan yang Diakusisi oleh Facebook
gelang CTRL-Labs (fool.com)

Ctrl-Labs memproduksi gelang yang mampu mengirimkan sinyal di otak kepada komputer. Akusisi Facebook kepada perusahaan ini di September 2019 memiliki tujuan untuk mengembangkan produk VR dari Oculus VR. Dilansir The Verge, diharapkan bantuan Ctrl-Labs pada proyek VR mampu mengembangkan teknologi berjejaring sosial.

9. Instagram

oooOO...Dibeli, Ini 10 Perusahaan yang Diakusisi oleh Facebook

Instagram sudah dibeli Facebook sejak 2012 lalu. Dari yang bermula sebagai aplikasi berbasis fotografi, sekarang telah berkembang lebih luas dengan berbagai fitur di dalamnya. Akuisisi aplikasi ini menyumbang besar dalam keuntungan yang didapat Facebook.

10. WhatsApp

oooOO...Dibeli, Ini 10 Perusahaan yang Diakusisi oleh Facebook

Aplikasi messenger ini dibeli Facebook pada Februari 2014. Pada awal ditemukan, WhatsApp punya visi untuk memberikan penggunanya pengalaman berkirim pesan secara gratis tanpa perlu dibebani iklan. Sejauh ini, WhatsApp menjadi perusahaan termahal yang pernah dibeli Facebook.

Itulah 10 perusahaan dan aplikasi yang dibeli oleh Facebook. Ternyata banyak yang gagal juga, ya. Kira-kira akankah ada perusahaan yang diakusisi oleh Facebook di tahun ini?. [*idntimes]

 

Komentar

Berita Hangat Terbaru Lainya