oleh

Nusantara yang Katanya Indah

-Berita-122 views
Ucapan Terimakasih atas suksesnya HPN dan HUT PWI Sumsel ke 75
“Post Pertama nih?” Teman baik ane berkata di belakang punggung..
“Yang keren.. biar ga mainstream!” belum saya menjawab pertanyaan pertama dia sudah menimpali saya dengan kalimat – kalimat destruktif.

“Iye. ane lagi nulis tentang Nusantara!” sambil menggoyangkan kaki, gregetan pengen jitak kepala temen ane..
“Ah sok Bangsawis lo!” ane mikir bentar, itu kalimat dia dapet darimana. ngaco bener..
“Kita kan diajarin cinta bangsa, ini salah satunya. ane nulis biar lo ngerti!” timpal ane dengan terus mengetik cetak biru post pertama ane.
“wes semprul” Dia berjalan ke ruang depan, nonton tv sambil selonjoran..
————————————————————————————————————————-
Antalogi memang membicarakan tentang idealisme bernegara, padahal konsep sederhana itu ga bisa bikin kita cinta negara.. yang berbuat destruktif terhadap ideologi baik itu orang – orang yang ga punya jati diri. itulah golongan orang – orang yang gemar menjatuhkan, dan beranggapan kalau semua orang itu kuat terhadap pengaruh kata-katanya.. padahal ada beberapa orang yang langsung pesimis mendengar kalimat menjatuhkan itu.. dan itu sangat berbahaya..

Berbicara tentang nusantara.. ya nusantara.. biasanya bangsa kita dipanggil negara lain dengan nama Indonesia.. kalau ane manggilnya, Nusantara Indonesia.. lebih berkesan ambisius dan misterius.. yang pasti beda dari yang lain..

Nusantara adalah sinonim hamparan pulau yang terbentang dari ujung sumatera sampai papua yang menjadi suatu kesatuan.. ya, kesatuan.. Nusantara diambil dari konsep kenegaraan dari kerajaan Majapahit..

“Kami disini bersatu dalam tanahNya, terhubung dengan laut biruNya, dan berbicara dengan udaraNya”

“Ya kami Indonesia..”

Keanekaragaman kami multigeografis, berpendar dari laut, sabana, savana, hutan-hutan, danau-danau.. kami tertopang oleh gunung – gunung menjulang, tinggi menyentuh langit…

“Ya ini Nusantara…”

“Cie keliling Indonesia”
Ah mimpi-mimpi.. pasti indah.. tapi ada yang lebih indah.. yaitu..
“memimpikan perwujudan mimpi-mimpi kita”

ketika ane berjalan satu kali diantara hujan, Ane memandang langit hitam memendar.. dari kejauhan sedikit – sedikit terdapat kilatan petir, udara lembab dan harum tanah basah..

dan tersadar.. Ane disini.. terjebak diantara satu kota, hampir lebih dari 18 tahun.. ya, waktu ane habis hanya untuk satu kota di negara ini.. kita ga pernah tahu seperti apa panasnya pulau timor, harum tanahnya kalimantan, birunya laut sulawesi dan maluku.. ah ane cuma bisa liat jalan ini, gang ini, orang – orang yang sama, bebatuan palsu yang masih saja sama..

Dari situ ane punya ambisi,, ah ambisi sederhana dari muda biasa..
“Nyobain provinsi lain di Indonesia..”

mau banget.. keinginan itu berada tepat diantara degup jantung dada ini.. mengiringi tiap usaha yang saya lakukan mencapai kesana..

“kami disini bercerita tentang  kami.. yang ingin berkenalan dengan satu atap kami, keluarga kami nan pulau sebrang,, menatap mata bangsa-bangsa kami.. menyunggingkan senyum bersama diantara darah merah putih kami.. kami disini.. berpendar dari langit yang sama. dan diam dalam kata.. saudara kita disana, tanah air kita.. bangsa kami, nusantara kami, tanah – tanah itu..”

kalian yang diam disana membaca-baca lembar kaca, kotak segita tiga, bulat memanjang.. taruhlah sebentar.. mari kita berdendang tentang tanah kita,, tanah air kita,, genggam tanahnya, jejakan sepatu kalian disana.. mari berdendang tentang asa,, masa depan bangsa ini.. mimpi – mimpi bangsa ini.. dan kebahagian mereka, kami dan kita semua..

“kita diam dalam dimensi, tapi satu dalam kata..  kita Nusantara.. biasa bangsa lain menyebutnya Indonesia”

nasional.news.viva.co.id

—————————————————————————————————————————-
semoga bermanfaat 🙂
mari jalan-jalan keliling Indonesia
@agoengky [KilometerIndonesia]

Komentar

Berita Hangat Terbaru Lainya