oleh

Media Harus Menjadi Pejuang Sejati

M Nuh : Media Harus Menjadi Pejuang Sejati

Jakarta, Extranews —Ketua Dewan Pers M Nuh di  tengah pandemi Covid, mengharapkan kepada media mesti menjadi pejuang sejati.

Hal itu dikemukakan oleh M Nuh dalam webinar 33 tahun LPDS dengan tema media dan disabilitas, melalui virtual, Jumat (23/7).

Nuh menyampaikan selamat ulang tahun dan berharap agar LPDS menjadikan pers yang berkualitas.

M Nuh tampil sebagai  salah satu pembicara, menurut M Nuh, mengapa kita harus belajar dan belajar, kompleksitas sosial lebih cepat dari kapasitas kognitif atau kemampuan pemahaman . Ada misteri atau blind zone, sehingga membuat wilayah belajar abadi.

“Kita tidak tahu hakikatnya terjadi sehingga ada gap yang perlu kita belajar dan belajar. Tugas kita memperkecil adanya gap itu,” ujar M Nuh.

Efek Covid 19 itu luar biasa, sehingga menimbulkan anak yatim baru. Oleh karena itu media harus menjadi pejuang sejati.

Dari hulu antaranya prokes dan hilirnya itu ya yatim PHK. Jangan menjadi desersi sosial dan spritual. Jadi kita harus menjadi kelompok yang berperan untuk menanggulangi Covid baik hulu mau hilir.

Tesis dasar apa pun ciptaan Allah yang sia-sia, oleh karena itu persoalan itu ada yang khusus dan umum.

Disabilitas yang berkebutuhan khusus, yang melekat dalam potensi ini dan perlu treatment khusus. Jadi sesuai dengan kebutuhan.

Dalam ulang tahun ke-33 Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) dengan topik Media dan Disabilitas. Hadir sebagai Keynote Speech :

Menteri Sosial, Dr.(H.C).Ir.Tri Rismaharini, M.T. Para pembicara selain ketua Dewan Pers, Prof.Dr.Ir.K.H. Mohammad NUH, DEA juga menghadirkan Narasumber Tamu yaitu SME Channel Specialist Galeri Indonesia Blibli Wili Yatno, Founder Berdayabareng.com Nicky Clara, Wartawan Tempo Cheta Nilawati dan Ketum Nasional Paralympic Committee Indonesia yaitu Senny Marbun. Acara yang dimoderator Cory Olivia berlangsung menarik. Fk

Berita Terkait!:   Perahu Kayu Digunakan Satgas TMMD Angkut Kerikil

Komentar

Berita Hangat Terbaru Lainya