oleh

Kopi dan Pendaki (Coffee and Climber)

-Berita-325 views
Ucapan Terimakasih atas suksesnya HPN dan HUT PWI Sumsel ke 75
Bertualang di alam, bersama teman bercengkrama dengan dekapan dingin gunung dan hembusan harum daun. Mengobrol bersama diselingi dengan candaan tentang kehidupan di temani kehangatan tenda dan kopi hangat. Saat saat itulah kondisi kedamaian dan ketenangan kita rasakan sebagai pendaki, ketenangan dan kenyamanan yang kita cari di alam ini. Mendengar sunyinya Malam ditemani segelas kopi hangat adalah sesuatu yang sangat klop dilakukan di gunung bersama teman dan kenalan-kenalan baru di sana.

Kopi adalah sejenis minuman berbahan dasar biji-bijian yang dihaluskan lalu diseduh dengan air panas ataupun dengan uap panas, bisa juga diminum dalam kondisi dingin dan diminum bisa di tambahkan gula ataupun tidak sesuai selara. Kopi sangat favorit di konsumsi para pendaki untuk menghangatkan badan di Gunung, rata-rata pendaki pasti berbekal kopi di carriernya. Sudah kebiasaan yang dilakukan para pendaki dari jaman dulu.

Tapi taukah kalian kalau kopi berefek negatif jika dikonsumsi dalam takaran yang tidak tepat dan waktu yang tepat. Mari kita membahas apa saja si efek yang dimiliki kopi terkait tubuh kita, dan apa yang seharusnya kita lakukan dengan kopi-kopi itu.

1. Kopi memacu kerja jantung.
daya kerja jantung

Tahukah kalian jika kalian mengkonsumsi kopi maka akan berefek pada meningkatknya kerja jantung, bahkan ada beberapa orang yang sangat sensitif terhadap caffein dalam kopi jantung mereka berdetak cepat sehingga memberatkan tubuh mereka.
Jantung adalah organ utama tubuh dan sangat fatal untuk metabolisme tubuh, ritme jantung adalah hal penting untuk kondisi tubuh karena ritme yang normal akan membuat tubuh lebih relaks dan lebih baik dalam kondisi fitnya. Tapi olahraga pendakian adalah olahraga yang membuat jantung berkerja lebih berat dari biasanya dan banyak kasus jantung tidak mampu berkerja dan akhirnya gagal jantung, hal ini bukan karena kopi tapi karena jantung yang tidak terlatih sebelum melakukan pendakian.
Yang harus kalian ketahui adalah bahwa jantung kita seharusnya istirahat pada malam hari, setelah seharian jantung berdetak dengan cepat karena track gunung yang berat di siang hari maka harusnya diistirahatkan pada malam hari. Oleh karena itu kopi tidak dianjurkan untuk dikonsumsi pada malam hari supaya jantung bisa beristirahat dan lebih baik kondisinya untuk kita esok hari. Disamping itu untuk orang yang sensitive terhadap kopi tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi kopi saat kegiatan pendakian karena akan mengganggu ritme jantung dan ini berbahaya untuk tubuh kalian jika ritme jantung kalian tidak beres

2.  Kopi merangsang sistem neuron.
sel nefron

Kopi adalah salah satu minuman yang akan merangsang sistem neuron tubuh, sistem saraf akan lebih aktif dari kondisi normal, sistem kesadaran tubuh lebih tinggi sehingga mata lebih terbuka dan rasa kantuk berkurang bahkan hilang. Kondisi ini tidak dianjurkan untuk kondisi malam hari, karena di malam lah kita seharusnya mengistirahatkan tubuh kita karena kelelahan mendaki di siang hari, pada dasarnya tubuh butuh istirahat untuk meregenerasi tubuh dan mengistirahatkan otot tubuh supaya lebih fit esok hari.




3. Kopi memiliki efek deuretik.
tempat pipis

Kopi membuat cairan tubuh keluar lebih cepat dari biasanya, efek deuretik membuat tubuh lebih sering mengeluarkan cairan dari urin sehingga cairan dalam tubuh pun lebih cepat hilang dari biasanya. Cairan adalah faktor penting terhadap tubuh, dia adalah pelarut tubuh yang sangat penting efeknya terhadap metabolisme tubuh.
Cairan juga mempengaruhi suhu tubuh, kondisi cairan yang rendah akan mengakibatkan sensitivitas tubuh terhadap suhu rendah di gunung menjadi lebih tinggi sehingga suhu tubuh lebih cepat turun dan sulit membuat tubuh hangat, oleh karena barengi kopi dengan konsumsi cairan yang cukup.
Cairan juga mempengaruhi kinerja otot, kondisi dimana kekurangan cairan mengakibatkan otot lebih beresiko mengalami penumpukan asam laktat yang akan berdaampak pada terjadinya keram. So bagi kalian yang sudah mulai merasakan kejang-kejang di kaki, istirahatkan sejenak otot kalian buat rileks dengan cara diurut sedikit lalu cukupkanlah konsumsi cairan.
Dan masih banyak lagi efek negative dari kekurangan cairan tubuh, oleh karena itu barengi konsumsi kopi dengan meminum cairan yang cukup pada kegiatan pendakian
4.  Kopi menaikan asam lambung.
Asam Lambung

Kopi di pagi hari lebih dianjurkan dibandingkan mengkonsumsinya di malam hari, tapi kopi juga memiliki efek menaikkan asam lambung. Bagi penderita maag akut ataupun kronis ini adalah boomerang pada tubuh kalian, oleh karena itu jangan mengkonsumsi kopi pada saat perut kalian benar-benar kosong, minimal minumlah air putih terlebih dahulu sebelum kalian meminum kopi dan barengi kopi dengan makanan kecil biscuit, roti dll..



Secara pribadi saya tidak menganjurkan mengkonsumsi kopi di malam hari karena memiliki lebih banyak efek negative, gantilah tujuan meminum kopi untuk menghangatkan tubuh dengan minuman lain seperti wedang atau susu hangat coklat hangat ini lebih dianjurkan untuk dikonsumsi di Gunung dibandingkan kopi pada waktu malam hari. So kopi dan pendaki tidak bisa di pisahkan tapi bisa di atur konsumsi supaya kejadian-kejadian yang tidak dinginkan bisa di kurangi.

Komentar

Berita Hangat Terbaru Lainya