MAMUJU, Extranews —- Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XIII Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju resmi digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Sulawesi Barat, Kamis (15/1/2026). Forum tertinggi organisasi di tingkat cabang ini menjadi momentum evaluasi sekaligus refleksi arah gerak PMII ke depan.
Ketua Umum PMII Cabang Mamuju, Refly Sakti Sanjaya, menyampaikan rasa haru di penghujung masa jabatannya. Ia menilai Konfercab bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan ruang kontemplasi terhadap tantangan besar yang tengah dihadapi organisasi, baik secara nasional maupun lokal.
“Saya sangat terharu di akhir masa jabatan saya sebagai Ketua Umum Cabang,” ujar Refly dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa dinamika nasional kerap berkelindan langsung dengan kondisi lokal.
Menurutnya, ketegangan global yang terus meningkat berpotensi memengaruhi stabilitas gerakan mahasiswa, termasuk PMII, jika tidak disikapi dengan kesadaran kolektif.
“Kondisi nasional sering kali dipengaruhi oleh situasi global, begitu pula kondisi lokal. Jika ketegangan global ini dibiarkan terus-menerus, maka PMII berpotensi mengalami perpecahan, khususnya di kalangan kelompok intelektual,” tegasnya.
Refly mengajak seluruh kader PMII Mamuju untuk merenungi arah perjuangan organisasi agar tetap berada dalam koridor ideologis dan gerakan yang inklusif, bukan terjebak pada fragmentasi internal.
Melalui Konfercab XIII ini, pengurus PMII Cabang Mamuju berharap dapat melahirkan kader-kader pemimpin yang mampu berkiprah di berbagai sektor strategis.
“Kami berharap Konfercab ini melahirkan pergerakan dan kepemimpinan baru yang mampu menjawab tantangan zaman di berbagai sektor,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Refly juga menitipkan kurikulum Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) sebagai fondasi utama kaderisasi PMII ke depan. Ia menekankan Mapaba sebagai “mesin cetak kader” yang harus dijaga kualitas dan orientasinya.
“Selama satu periode kepengurusan, kami menitipkan kurikulum Mapaba sebagai instrumen utama kaderisasi. Harapannya, kepengurusan selanjutnya mampu memimpin organisasi dengan jauh lebih baik,” jelasnya.
Terkait dinamika pemilihan, Refly mengungkapkan bahwa hingga pelaksanaan Konfercab, baru terdapat satu calon Ketua Umum PMII Cabang Mamuju dan satu calon Ketua KOPRI Cabang Mamuju yang resmi mendaftarkan diri.
“Hingga saat ini, baru satu calon Ketua Umum Cabang Mamuju dan satu calon Ketua KOPRI Cabang Mamuju yang mencalonkan diri,” tutupnya. (**)












