oleh

Kapolres Pagar Alam Pimpin Gelar Operasi Ketupat

HPN XLVII Dan HUT ke-75 PWI Sumsel Di Banyuasin

Pagaralam,Extra News – Kapolres Pagaralam AKBP Tri Saksono Puspo Aji Sik MSi pimpin langsung Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Musi tahun 2019 dilapangan mapolresta Pagaralam Selasa, 20/05/19

Kapolres AKBP Tri Saksono Puspo Aji Sik MSi Bertindak Lansung sebagai Inspektur Upacara Komandan Upacara Ipda Iqbal, Perwira Upacara Kabag Ops AKP Telaumbenawa.

Turut Hadir dalam upacara gelar pasukan ini
Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni SH, Pabung Lahat Darul Qutni, Kajari, kepala Pengadilan Negeri, Kakan Kemenag, Kasat pol pp, Kadishub Novi Endri, Disprindakop, Kesbangpol, BPBD, Kadispora, Danramil Pagaralam, Danramil Tanjung Sakti, Seluruh Asisten dan staf ahli.

Peserta apel gabungan ini melibatkan
Pasukan Polres Pagaralam, Satlantas, Pol PP, Dishub, Pemadam Kebakaran, Basarnas, Kehutanan, Senkom, Dinas Kesehatan dan Pramuka.

Bagus DiBaca Juga:   Lapter di Sekayu Ditingkatkan Jadi Bandara

Pembacaan Amanat Kapolri oleh Kapolres Pagaralam AKBP Tri Saksono Puspo Aji Sik MSi mengatakan Operasi Ketupat Tahun 2019 yang akan digelar selama 13 hari mulai Rabu dini hari tanggal 29 Mei 2019, sampai dengan hari Senin tanggal 10 Juni 2019 memiliki karakteristik yang khas dibandingkan dengan operasi di tahun-tahun sebelumnya.

Operasi Ketupat Tahun 2019 akan dilaksanakan bersamaan dengan penyelenggaraan tahapan Pemilu Tahun 2019. Hal tersebut membuat potensi kerawanan yang akan dihadapi dalam penyelenggaraan Operasi Ketupat Tahun 2019 semakin kompleks.

Sejalan dengan hal tersebut, berbagai gangguan terhadap stabilitas kamtibmas berupa aksi serangan teror, baik kepada masyarakat maupun kepada personel dan markas Polri berbagai kejahatan yang meresahkan masyarakat seperti pencurian, perampokan, penjambretan, begal, dan premanisme, aksi intoleransi dan kekerasan, seperti aksi sweeping oleh ormas, gangguan terhadap kelancaran dan keselamatan transportasi darat, laut, dan udara, permasalahan terkait stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, dan bencana alam, tetap menjadi potensi kerawanan yang harus diantisipasi secara optimal dalam Operasi Ketupat Tahun 2019.” tegas Kapolres

Bagus DiBaca Juga:   Aksi Damai Aliansi Pemuda Peduli Dana Pajak Rakyat (APP-DPR) Sumatera Selatan, Minta Revisi UU Tindak Pidana Korupsi

Beliau juga Mengatakan persiapkan secara optimal seluruh aspek penyelenggaraan operasi. Hal tersebut bertujuan agar operasi dapat terselenggara dengan sukses, aman, dan lancar, Kewaspadaan seluruh personel dalam menghadapi setiap potensi gangguan sepanjang penyelenggaraan operasi, Terus jaga dan pelihara soliditas dan sinergisitas seluruh komponen penyelenggara operasi. pelanggaran dan perilaku yang dapat mencederai keberhasilan pelaksanaan tugas, laksanakan setiap penugasan dengan penuh semangat, kebanggaan, dan tanggung jawab, demi keberhasilan pelaksanaan operasi.” Pungkasnya . Rian

Komentar

Berita Hangat Terbaru Lainya