oleh

Kapolres OKI Kunjungi Kedua Orangtua ABK Indonesia yang Jenazahnya Di Larung Ke Laut.

HPN XLVII Dan HUT PWI Ke 75 Provinsi Sumsel di Kabupaten Banyuasin

Kapolres OKI Kunjungi Kedua Orangtua ABK Indonesia yang Jenazahnya Di Larung Ke Laut.

Kayuagung, Extranews —  Rasa sedih masih terpancar diraut wajah orangtua Ari (24) dan Sepri (24), warga Desa Serdang Menang, Kecamatan SP Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Ketika menerima Kunjungan Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy beserta jajaran, Jumat (8/5/2020) Sore.

Betapa tidak, Keluarga kedua ABK Indonesia yang meninggal dunia di kapal China Long Xing 629, tak menyangka begitu tragis nasib anak – anak mereka, terlebih lagi setelah mengetahui kalau jenazahnya di larung ke Laut oleh Pihak Kapal Long Xing 629 asal negara China tersebut.

Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy saat diwawancarai mengatakan, Kedatangan kami ke rumah kedua Orangtua Korban yang meninggal dunia diatas Kapal Long Xing 629 berbendera China, sebagai bentuk kepedulian Pemerintah dalam memberikan semangat dan motivasi kepada orang tua kedua korban.

Bagus DiBaca Juga:   Kajari Muba Selamat Uang Negara, Kasus Korupsi Dana Bergulir

“Disamping itu, Kami juga ingin mengetahui perkembangan penyelesaian perjanjian oleh pihak perusahaan. Dan untuk meringankan beban keluarga di tengah pandemi Covid – 19 ini kami memberikan sedikit sembako,”Kata Kapolres seraya ungkapkan pihaknya juga berikan pemahaman kepada keluarga korban sehingga tidak jadi polemik berkepanjangan.

Pantauan dilokasi tampak, baik Orangtua Ari dan Sepri, ABK Indonesia yang meninggal dunia dan jenazahnya dilarung ke laut oleh pihak Kapal Long Xing 629, menceritakan tentang kabar penyebab meninggal dan proses pemakaman yang dilakukan serta sempat menunjukkan surat perjanjian kerja yang mereka terima.iwan

Komentar

Berita Hangat Terbaru Lainya