oleh

Ironis, Oknum Guru SD di Ujanmas Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Muridnya

Ucapan Terimakasih atas suksesnya HPN dan HUT PWI Sumsel ke 75

Muaraenim,Extranews – Apa jadinya bila seorang guru agama atau tenaga pendidik yang seharusnya menjadi orang tua kedua kita, untuk memberikan ilmu pengetahuan disekolah malah menjadi pelaku pelecehan? Tentu sangat ironis bukan. Institusi yang seharusnya memberikan kita pendidikan yang baik malah menjadi tempat munculnya pelecehan sexual. SUMSEL – Apa jadinya bila seorang guru agama atau tenaga pendidik yang seharusnya menjadi orang tua kedua kita, untuk memberikan ilmu pengetahuan disekolah malah menjadi pelaku pelecehan? Tentu sangat ironis bukan. Institusi yang seharusnya memberikan kita pendidikan yang baik malah menjadi tempat munculnya pelecehan sexual. Nah, hal itulah yang dialami sebanyak tujuh siswi Sekolah Dasar (SD) Negeri 08 Ujanmas Desa Guci, Kecamatan Ujanmas, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum guru agama yang diketahui berinisial HL yang mengajar di sekolahan tersebut.

Terungkapnya kejadian itu berawal dari kecurigaan orang tua wali kelas dua yang mengetahui kalau anaknya tidak mau masuk sekolah karena takut dengan oknum guru tersebut. Salah satu wali murid kelas dua, inisial bunga (8) yang diketahui bernama Rum (40) mengatakan kepada awak media ini, Rabu (26/6), bahwa anak nya tidak mau masuk sekolah dikarenakan takut dengan oknum guru tersebut. Saat di paksa ternyata bunga mengalami pelecehan seksual berulang kali oleh pelaku.

“Anak saya sudah empat kali mengalami pelecehan oleh guru tersebut, saat saya paksa untuk mengakui permasalah yang dia alami. Namun persoalan bukan sampai di anak saya saja, ternyata banyak anak anak lainya yang mengalami hal yang sama. Sudah 7 siswi yang mengalami peristiwa yang sama dan akhirnya kami melaporkan kejadian tersebut ke pihak sekolah dan pemerintah desa Guci,”ujarnya.

Dari pantauan di lapangan pada Rabu (26/6) di lokasi sekolahan SDN 08 Ujanmas, para wali murid yang anaknya menjadi korban sudah berkumpul di lokasi sekolahan meminta agar persoalan yang dialami oleh anak anaknya di bawa ke pihak yang berwajib , beruntung di sekolahan tersebut telah ada pemerintah desa dan Kapospol Ujanmas untuk menghindari amukan wali murid yang mulai emosi dengan oknum pelaku pelecehan tersebut.

Kepala SD Negeri 08 Ujanmas Desa Guci , Dwikawa Prihatin Spd, saat di konfirmasi di ruang kerjanya mengatakan, pihak sekolah baru menerima laporan dari dewan guru dan wali kelas.

“Saya langsung memanggil yang bersangkutan untuk mengetahui kebenaran kejadian tersebut. Memang benar sudah ada berapa wali murid yang diduga menjadi korban pelaku. Sudah tujuh siswa yang semuanya kelas dua. Saat ini oknum guru tersebut sudah di bawa oleh kepala desa dan anggota Kepolisian sektor Gunung megang untuk di mintai keterangan dan menghindari amukan dari wali murid.

Sementara itu, berdasarkan keterangan murid murid SDN 08 Ujanmas saat di tanya mengatakan, kebiasaan oknum guru tersebut mengumpulkan siswi perempuan saja pada saat jam istirahat dengan sengaja mengusir siswa laki laki, dan sambil mengajak menonton film dan lagu lagu yang berpenampilan yang tidak senonoh.

“Hal itu dilakukan oleh pelaku berulang kali olehnya, sejak oknum guru tersebut pindah tugas di sekolahan ini sejak dua bulan lalu,” terang anak anak murid tersebut.

Hingga berita ini di tulis, oknum guru agama tersebut sedang di amankan di Polsek Gunung Megang.hai

Komentar

Berita Hangat Terbaru Lainya