Pasang Iklan Murah Meriah

HEBOH! Ada Lagi Mural Mirip Jokowi di Pangkalpinang

HEBOH! Ada Lagi Mural Mirip Jokowi di Pangkalpinang

ExtraNews – Mural mirip Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) muncul di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung (Babel). Polisi tengah menyelidiki soal mural itu.

Mural mirip Jokowi itu terletak di jalan Yang Zubaidah, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang. Keberadaan mural itu menjadi perhatian warga.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra mengatakan setelah mendapat laporan, pihaknya langsung turun ke lapangan dan melakukan penyidikan lebih dalam.

“Kita selidik dulu apa maksud dan tujuannya. Karena kita tidak bisa berbicara asumsi atau mengikuti pengiringan opini orang,” ujar Adi Putra saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (16/9/2021).

Dalam mural itu terlihat gambar mirip Jokowi menggunakan kemeja dengan mata tertutup masker. Di bagian hidung diberi warna titik merah serta memiliki tanduk dengan ekspresi lusuh.

BACA JUGA INI:   Penjelasan Kasubdit STNK Ditregident Korlantas Polri Tentang Aplikasi Signal

Di sisi kanan mural, tertulis sajak ‘Inilah sajakku pamplet masa darurat apalah artinya kesenian bila terpisah dari derita lingkungan’. Sedangkan di bawah mural tertulis WS Rendra Sajak Sebatang Lisong.

Polisi mengajak masyarakat berpikir cerdas dan jangan terprovokasi.
“Pada intinya kita tidak boleh terprovokasi dan berpikir yang cerdas serta bertindak yang bijak. Bila ada unsur tindak pidana pasti akan kami tindak lanjuti dan proses sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tegas Kasat Rskrim Polres Pangkalpinang.

Dilihat detikcom, mural mirip Jokowi itu pun masih terlihat jelas dan belum dihapus. Mural itu pun terlihat belum lama dibuat.

Kasat Reskrim menyebut pihaknya belum menghapus mural itu karena masih penyelidikan.

BACA JUGA INI:   Pemkab Muba Lakukan Serah Terima Memoir Jabatan Antara Pejabat Lama Dan Pejabat Baru

“Kita selidik dulu nanti hasil lidik baru akan kita mengambil langkah-langkah lebih lanjut,” tambah Adi. (detik)

 

BACA JUGA INI:   Adu Mulut dengan Aparat, Massa 212: Enggak Usah Bawa Senjata Ini Bukan Perang, Papua itu Urusin!