oleh

Dirut PDAM Mengaku Khilaf, Sampaikan Permohonan Maaf

Ucapan Terimakasih atas suksesnya HPN dan HUT PWI Sumsel ke 75

Dirut PDAM Mengaku Khilaf, Sampaikan Permohonan Maaf 

Palembang, Extranews — Dengan mediasi dan komunikasi yang dilakukan oleh Ketua PWI Sumsel, Firdaus Komar akhirnya silaturahim antara Manajemen Palembang Pos dan Wartawan yang mengaku dilecehkan Erika dengan Dirut PDAM Tirta Musi Palembang, Andi Wijaya Adani menemukan satu kesepakatan. 

Di hadapan para media di Palembang, di kantor Kominfo Kota Palembang, Senin (13/7), Dirut PDAM Tirta Musi Palembang, mengaku khilaf dan tidak menyangka akan menjadi begini. Bahkan sebelum acara konferensi pers ini, Andi sudah mendatangkan kantor Palpos dan meminta maaf atas kekhilafannya ini. 

Kedatangannya untuk menyampaikan permohonan maaf atas kesalahannya kepada wartawati Palembang Pos, ER yang saat itu bertugas meliput di PDAM Tirta Musi Palembang.

Dalam kesempatan tersebut, hadir Ketua PWI Sumsel, Firdaus Komar, Sekretaris PWI Sumsel, Dwitri Kartini, Wartawan Senior, Muntako, GM/Pemred Palembang Pos, Dian Fauzen, Manager SDM, Noparina Bahraq dan Wartawati Er.

Di palpos Andi menyampaikan permohonan maaf dan sudah menyadari kesalahannya. Sehingga, kedepan ini menjadi pembelajaran baginya, untuk lebih berhati-hati dalam bersikap. Andi juga bersumpah bahwa dalam ketulusan maaf ini juga tidak ada dinilai dengan rupiah. Tidak ada satu rupiah pun. 

GM/Pemred Palembang Pos, Dian Fauzen sudah menerima permintaan maaf Dirut PDAM Tirta Musi. Karena menurutnya, yang bersangkutan sudah ada itikad baik dan menyadari kesalahannya serta berjanji tidak mengulangi lagi kesalahannya. Sehingga masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak akan dilanjutkan ke ranah hukum.

Wartawati ER, juga sudah menerima permintaan maaf dari Dirut PDAM Tirta Musi, karena yang bersangkutan sudah menyadari kesalahannya.

Ketua PWI Sumsel, Firdaus Komar menilai apa yang dilakukan Dirut PDAM kepada Wartawati ER memang tidak layak. Karena isu Covid-19 ini memang masih sangat sensitif sehingga kurang layak jika dijadikan bahan candaan. Apalagi dilakukan di depan forum dan wartawati ER baru saja mengalaminya. Namun, dengan adanya permintaan maaf dari Dirut PDAM sendiri serta yang bersangkutan wartawati ER dan pimpinan Palembang Pos sudah menerima permintaan maaf tersebut, sehingga masalah ini telah diselesaikan secara kekeluargaan. Fk 

Komentar

Berita Hangat Terbaru Lainya