oleh

Desa Cinta Bumi Tanggap Api dari PHE Jambi Merang Cara Jitu Atasi Karhutlah

Kontraktor Kontrak KerjaSama (KKKS) PHE Jambi Merang dibawahpengawasan SKK Migas, menempatkan CID-CSR (community involvement development – corporate social responsibility) sebagai sebuah komitmen jangka panjang yang berkelanjutanberdasarkan Visi dan Misi CID-CSR, serta tata kelola dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Program-program CID-CSR PHE Jambi Merang mengedepankanpendekatan persuasif dan partisipatoris, denganmengutamakan pada kegiatan yang berpotensi menjadi basis kehidupan masyarakat dan memunculkan kemandirian dan keberlanjutan, sehingga mampu bermuara pada kesejahteraanmasyarakat. Seluruh tahapan program/kegiatan CID-CSR dilakukan secara efektif, transparan dan bertanggung jawabserta melibatkan partisipasi masyarakat melalui proses pemetaan sosial dan kegiatan focus group discussion (FGD), agar program CID-CSR yang dijalankan PHE Jambi Merangdapat tepat sasaran, bermanfaat dan dapat menjadi jalankemandirian bagi masyarakat.

Program Program CID-CSR yang dijalankan PHE Jambi Merang mengedepankan respons terhadap kondisi aktual di sekitar wilayah operasi perusahaan. Salah satu program unggulan PHE Jambi Merang adalah Desa Cinta BumiTanggap Api, dimana program ini sebagai respon perusahaandalam memitigasi potensi kebakaran hutan di sekitar DesaMendis dan Perusahaan. Pengembangan program Desa CintaBumi Tanggap Api membentuk kelompok Tanggap Api DesaMendis (Ketan Adem) dan memberikan pelatihan agar anggota kelompok memiliki kompetensi dalam pemadamanKebakaran Hutan dan Lahan.

Dalam program inimasyarakat didorong untukmenggali potensi yang ada di desa, dan mampumemanfaatkan segala potensiyang dimiliki untukmenyelesaikan segalapermasalahan yang merekahadapi di Desa. Wilayah Sumatra Selatan merupakan daerahyang rawan terhadap potensi kebakaran hutan, hal ini dipicuoleh kondisi tanah yang di dominasi oleh lahan gambut, musim kemarau, dan sedikitnya sumber air yang tersediayang dapat digunakan untuk pemadaman api. Program DesaCinta Bumi Tanggap Api di dalamnya terdapat beberapaprogram – program yang saling berkaitan satu sama lain.
Pertamina Hulu Energi Jambi Merang bekerjasama dengankelompok masyarakat dalam hal ini Bumdes Mendis LautMaju serta Ketan Adem berupaya untuk mengembangkanembung desa untuk dijadikan wisata edukasi masyarakat. Berbagai kegiatan yang bersifat pemberdayaan masyarakatdilakukan dengan melibatkan semua element masyarakatuntuk mendukung perekonomian desa, dan tentunyamenambah kesejahteraan masyarakat. Salah satu kegiatanyaitu pengembangan budidaya TOSGA oleh ibu-ibu PKK dengan inovasi pada pengelolaan kebun untuk peningkatanpendapatan rumah tangga dan perluasan penerima manfaatprogram.
BUMDes Mendis Laut Maju juga mengembangkanwisata embung dengan menyediakan fasilitas bebek-bebekandan kolam anak. Selain itu dikembangkan juga penanamanarboretum nanas dan pisang di sekitar embung Mendis. Saatini Bumdes akan mengembangkan unit usahanya dibidangperikanan dengan modal awal alat pembuat pakan ikan dan kolam-kolam milik anggota kelompok bumdes maupun ketanadem.

Selain merespon akan potensi karhutla, dimasa pandemikcovid-19 ini program Desa Cinta Bumi Tanggap Apimerespon terhadap pandemi Covid-19 dengan adanya sistemkebencanaan kebakaran hutan dan lahan gambut, sertapandemi Covid-19 yang terintegrasi (Si-Karvid 19). Yaitusinergi program pemberdayaan masyarakat dalam penanganankebenkcanaan alam dan non alam (Pandemi). Dalam program ini terjadi perubahan system yang awalknya belum terbentukkesadaran akan bahaya penyakit menular dan bencanakarhutla, menjadi masyarakat yang mampu dan berdaya dalampenanganan kebencanaan baik alam maupun non alam. Program ini berperan dalam menumbuhkan solidaritas antarwarga dan memastikan kebutuhan dasar pangan warga. Salah satu kegiatan dari bank covid adalah Budidaya ikan dalamember (Budikdamper), program ini dapat menjadi andalandalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Program Desa Cinta BumiTanggap Api ini bersinergidengan berbagai stakeholder, dukungan pemerintah desasangatlah besar, kerjasamadengan Manggala Agni, Perusahaan setempat, Sekolahdan masyarakat terjalin erat.
Dengan demikian diharapkanprogram ini dapat berjalan dengan baik, berkelanjutan dan memunculkan inovasi-inovasi dan ide-ide baru darimasyarakat. Peran serta, partisipasi dan dukungan dariberbagai pihak menjadikan program yang saling berkaitan inidapat sinkron dan sejalan dengan misi dan visi pemerintahdaerah untuk memerangi bahaya kebakaran hutan. Release/ fk
Bagus DiBaca Juga:   Saat Kepala BPKAD OI Tidak Masuk Kerja Sebulan. Ini Dampaknya

Komentar

Berita Hangat Terbaru Lainya