Pasang Iklan Murah Meriah

Amicus Curiae Megawati Soekarnoputri di Pilpres 2024 ke MK Harus Jadi Perhatian

Amicus Curiae Megawati Soekarnoputri di Pilpres 2024 ke MK Harus Jadi Perhatian
Anies Baswedan

JAKARTA, ExtraNews – Langkah Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang mengajukan amicus curiae atau sahabat pengadilan dalam sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi perhatian sebagian kalangan.

Salah satunya adalah Capres Anies Baswedan. Bagi Anies, langkah Megawati menjadi bukti betapa seriusnya dinamika demokrasi saat ini.

“Ini menggambarkan bahwa situasinya memang amat serius,” kata Anies seperti dikutip redaksi melalui keterangan resminya, Rabu (17/4/2024).

Menurut Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu, Indonesia saat ini berada di persimpangan jalan.

Keputusan MK dianggap Anies akan menentukan nasib demokrasi Indonesia ke depan. Apakah akan mundur ke era orde baru di mana segalanya serba diatur atau melanjutkan amanat reformasi.

BACA JUGA INI:   Naik Lagi!, Utang Pemerintah Kini Tembus Rp 8.253 Triliun, Bertambah Rp 108,4 T Sejak Desember Tahun 2023

“Beliau (Megawati) merasakan ketika segalanya serba diatur, di mana pemilu dan pilpres pada masa itu nggak perlu ada surveyor karena semua sudah tau hasil,” imbuhnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu berharap, pandangan Megawati Soekarnoputri ini dapat dijadikan pertimbangan bagi Hakim Mahkamah Konstitusi untuk memutuskan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU).

“Ini adalah pesan moral yang amat kuat yang harus jadi perhatian,” tandas Anies.

Amicus Curiae Megawati Soekarnoputri di Pilpres 2024 ke MK Harus Jadi Perhatian
Kolase foto/istimewa

 

Dalam akhir dokumen Amicus Curiae itu, terdapat tulisan tangan Megawati. Megawati mengungkap perjuangan Raden Ajeng Kartini yang tidak pernah sia-sia karena emansipasi merupakan bagian dari demokrasi dalam melawan penyalahgunaan kekuasaan.

“Rakyat Indonesia yang tercinta, marilah kita berdoa semoga ketuk palu Mahkamah Konstitusi bukan merupakan palu godam, melainkan palu emas. Seperti kata Ibu Kartini pada tahun 1911, ‘Habis gelap terbitlah terang’,” tulis Megawati.

BACA JUGA INI:   AHY Akhirnya Bertemu Dengan Puan Maharani,'Politik Rekonsiliasi....

“Sehingga fajar demokrasi yang telah kita perjuangkan dari dulu timbul kembali dan akan diingat terus-menerus oleh generasi bangsa Indonesia. Aamiin ya rabbal alamin, hormat saya Megawati Soekarnoputri ditandatangani, merdeka, merdeka, merdeka,” demikian tulisan Megawati tersebut. (*)

BACA JUGA INI:   Pantes Harun Masiku tak tertangkap, Novel Baswedan blak blakan 3 masalahnya