Pasang Iklan Murah Meriah

Tarik Pernyataannya dan Minta Maaf ke Kabareskrim, Ismail Bolong Ngaku Diancam Brigjen Hendra Kurniawan

Tarik Pernyataannya dan Minta Maaf ke Kabareskrim, Ismail Bolong Ngaku Diancam Brigjen Hendra Kurniawan
Kolase foto/istimewa: Ismail Bolong Dan Brigjen Pol Hendra Kurniawan

JAKAARTA, ExtraNews – Ismail Bolong menjadi viral setelah dirinya menyebut Kabareskrim Polri, Komisaris Jenderal Polisi Agus Andrianto diduga menerima uang hasil tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim). Berbanding terbalik dengan video sebelumnya, Ismail Bolong membuat video klarifikasi yang diunggah oleh di media sosial. Salah satunya di instagram @majeliskopi08.

Dia menegaskan dipaksa membuat video testimoni tersebut oleh mantan Karopaminal Divisi Propam Polri Brigjen Pol Hendra Kurniawan.

Dalam video tersebut, Ismail turut menyampaikan permohonan maaf kepada Kabareskrim dan memastikan bahwa dirinya tidak pernah bertemu atau menyetorkan uang.

“Nama saya Ismail Bolong saya saat ini sudah pensiun dini dari anggota Polri aktif mulai bulan Juli 2022. Perkenankan saya mohon maaf kepada Kabareskrim atas berita viral saat ini yang beredar. Saya klarifikasi bahwa berita itu tidak benar dan saya pastikan berita itu saya tidak pernah komunikasi sama Pak Kabareskrim apalagi memberikan uang. Saya tidak kenal,” ujar Ismail Bolong dalam video tersebut, dikutip Minggu 6 November 2022.

BACA JUGA INI:   Dua Kali Mangkir, Anggota Dewan Sumsel Akhirnya Penuhi Panggilan Penyidik

Ismail Bolong mengatakan, dirinya mendapat tekanan dari pihak Paminal Mabes Polri dan video tersebut dibuat pada bulan Februari 2022 lalu. Kemudian, pihak Mabes Polri, kata dia, datang dan melakukan pemeriksaan terhadap dirinya.

“Saya perlu jelaskan bahwa pada bulan Februari itu datang anggota Mabes Polri dari Paminal Mabes Polri memeriksa saya untuk memberikan testimoni kepada Kabareskrim dalam penuh tekanan dari Pak Hendra, Brigjen Hendra Kurniawan,” katanya.

Tarik Pernyataannya dan Minta Maaf ke Kabareskrim, Ismail Bolong Ngaku Diancam Brigjen Hendra Kurniawan

Ismail Bolong sempat mendapat ancaman dari Brigjen Hendra bahwa dirinya akan dibawa ke Jakarta jika tidak membuat video testimoni tersebut.
“Brigjen Hendra pada saat itu saya komunikasi melalui HP melalui anggota Paminal dengan mengancam akan bawa kamu ke Jakarta kalau nggak mau melakukan testimoni,” ucap Ismail Bolong.

BACA JUGA INI:   Beberapa Menteri Kabinet Jokowi dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Massal di Banten

Dihubungi terpisah, Pengacara Hendra Kurniawan, yakni Henry Yosodiningrat mengaku tidak tahu soal ancaman dan intimidasi kliennya terhadap Ismail Bolong. Dia mengatakan, Hendra Kurniawan tidak tidak pernah membicarakan hal tersebut.

“Saya gak tau dan gak pernah ngobrol soal itu dengan Hendra,” kata Henry saat dikonfirmasi.

BACA JUGA INI:   Polsek Sanga Desa Polres Muba Bongkar Mandiri 19 Tungku Penyulingan Minyak Illegal