oleh

Komunitas Silaturahim Wong Palembang Bagi-bagi Ribuan Sarung Tangan Gratis

HPN XLVII Dan HUT PWI Ke 75 Provinsi Sumsel di Kabupaten Banyuasin

Komunitas Silaturahim Wong Palembang Bagi-bagi Ribuan Sarung Tangan Gratis 

Palembang, Extranews — Komunitas Silaturahim Wong Palembang (SWP) membagikan ribuan sarung tangan gratis kepada masyarakat Palembang, Minggu (7 Juni 2020). Tahap pertama dilakukan di simpang Pasar Kuto Palembang.  Dari pemantauan di lapangan,  warga sekitar  pasar, pengguna jalan dan terlihat sangat antusias untuk meminta pembagian sarung tangan gratis tersebut. Menurut Husni Candra, Ketua Komunitas Silaturahim Palembang, menjelaskan, komunitas ini merupakan komunitas masyarakat atau warga yang peduli, berasal/kelahiran, domisili/tempat tinggal, di kota Palembang, kabupaten dan kota se Sumsel. 

Jadi Silaturahim Wong Palembang ini mengedepankan Silaturahimnya, bukan kesukuan ataupun perbedaan agama,”ujar Husni. Komunitas Silaturahim Wong Palembang dengan Pembina dan penasehatnya; Hj. Sunnah. NBU, SH, MH, H. Saifudin Aswari Rivai, SE, Ir. H. Ishak Mekki, MT, dan Ir. H Eddy Santana Putra, MT, telah berdiri satu tahun lalu April 2019. 

Melalui aksi komunitas sosial ini, warga di sekitar simpang Kuto mendatangi petugas di lapangan untuk meminta sarung tangan. 

Menurut Husni Candra, ide pembagian sarung tangan gratis inidalam rangka menyambut kondisi “New Normal” dari Pandemi Corona, dan menjalani sunnah rasulullah. Apalagi saat ini pemerintah telah memberikan izin kepada umat beragama, khususnya Islam, beribadah berkumpul  ditempat ibadah, sholat berjemaah di masjid. “Saya melihat ketika sholat Jumat di salah satu masjid, para jemaah tetap menjalni sunnah Rasul dengan berjabat tangan/salaman, oleh karena itu meski pandemic corona telah berkurang, namun kita tetap harus waspada terhadapp virus corona yang tetap masih ada,”jelas Husni seraya menambahkan adanya penggunaan sarung tangan ini setelah sholat berjemaah untuk mejalani sunah rasul bersalam salaman, tentunya sangat efektif waspada terhadap penularan. 

Belum lagi di setiap acara pertemuan masyarakat, di pasar dll, situasi salam salaman berjabat tangan tidak dapat terhindarkan, sehingga kita membutuhkan sarung tangan ini. “Sarung tangan ini kan tidak dipakai sepanjang hari, bisa dikantongi dan dibilas menggunakan sabun atau sanitizer.’kata Husni. Selain itu dalam protocol kesehatan menyambut New Normal, penggunaan sarung tangan ini juga harus dilakukan, bahkan di Jawa, kata Husni, sarung tangan sudah masuk dalam satu satu point pelanggran di form tilang kendaraan (selain penggunaan masker). 

Situasi menyambut New Normal ini sebaiknya kita menyediakan sarung tangan di saku kantong, terutama ketika kita akan sholat berjemaah, beribadah di gereja, pertemuan, sehingga pada saat berjabat tangan atau salam salaman dapat kita gunakan.

Bagus DiBaca Juga:   Sambil Gowes, Pangdam II Sriwijaya Ingatkan Warga Patuhi Protokes

Kegiatan social Bagi Ribuan Sarung Tangan Gratis dalam menyambut New Normal ini, akan dilanjutkan di 3 (tiga) titik wilayah lagi; yakni masjid Agung, Plaju, dan Clentang kalidoni Perumnas.”kepedulian kita berbagi sarung tangan ini diharapkan agara masyarakat juga peduli, jangan TERLENA, agar kondisi Endemi Corona, tidak terulang lagi, dan tentunya menyulitkan masyarakat sendiri, terutama perekonomian karena situasi PSBB,”papar Husni.

Apalagi, kata Husni, Jika Sekolah Sekolah sudah mulai dibuka kembali proses belajar mengajarnya, anak anak murid sekolah, mahasiswa dan mahasiswi, jangan terlena selain menggunakan masker, Sediakanlah sarung tangan untuk pencegahan penularan.

Selain kegiatan Sosial diatas, Komunitas Silaturahim Wong Palembang ini, kata Husni sudah mempersiapkan program sembako murah untuk anggota komunitasnya yang saat ini sudah berjumlah ribuan di kota Palembang. “Pasca pandemi corona, ini kondisi perekonomian rakyat melemah, oleh karena itu setidaknya kita memberikan sembako murah dan tambahan pendapatan bagi masyarakat dengan perdagangan,”tutur Husni. Rel 

Komentar

Berita Hangat Terbaru Lainya