Muba maju Lebih Cepat
Minuman Alfaone

FKPT Sumsel Harus Cepat Merespons Cegah Terorisme di Daerah

DA25229C 8034 4821 8ADE F8CB25E14F02

 

Palembang, extranews —- Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan  Terorisme (BNPT) Dr. Hj. Andi Intang Dulung, M.H.I mengharapkan , Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) di daerah termasuk di Sumsel agar memanfaatkan semua jaringan untuk melakukan upaya pencegahan potensi munculnya radikalisme dan terorisme . 

Hal itu disampaikan Andi saat acara Monitoring dan evaluasi dalam pertemuan dengan stakeholders yang dikuti unsur tokoh masyarakat. 

Menurut Andi, teroris tidak terjadi langsung sebagai teroris, tetapi sebelum menjadi teroris terlebih dahulu punya pemahaman radikalisme.

Andi  menjelaskas, keberadaan BNPT yang baru 10 tahun tuntutannya sangat tinggi. Tuntutan yang harus kita respons. Semua stakeholders untuk mencegah bahaya laten teroris. Mencegah radiklaisme terorisme. Oleh karena itu sangat penting evalusi  terhadap BNPT. Untuk mendengar saran pendapat tokoh tokoh yang hadir, FKPT bersosialisasi terus menerus kegiatan FKPT sangat mempunyai keterbatasan .

BACA JUGA INI:   Sengketa Pers Tetap Diselesaikan Lewat UU No 40 tentang Pers

Keterbatasan tentu saat mengemban  kegiatan melibatkan tokoh tokoh masyarakat, pemerintah aparat, akademisi. 

Mereka yang terpapar potensi radikalisme ini adalah kaum muda, bukan orang tua. Artinya pendekatan yang dilakukan juga ke kalangan muda.

Terkait penanggulangan terorisme dalam UU Nomor 5 tahun 2018 sudah sangat komprehensif. Karena UU ini telah mengatur dapat mendeteksi secara dini potensi ancaman radikalisme. 

Oleh karena harus hati hati agar mengingatkan potensi radikalisme karena tanpa melalui tangga tangga menuju terorisme kelompok yang potensial radikalisme sudah bisa ditindak.

Ketua FKPT Sumsel Periansyah, menjelaskan, keberadaan FKPT dan serangkian kegiatan yang dilakukan oleh FKPT Sumsel. Beberapa pendekatan dalam pencegahan radikalisme dan terorisme melalui program yang terukur kepada komunitas masyarakat . 

BACA JUGA INI:   Dana Bangun Ibu Kota Baru Rp466 Triliun, Pemerintah Bakal Pungut Pajak Khusus

Sekretaris Kesbanpol Atikah Soleh menilai dari sisi kegiatan telah dilaksanakan secara maksimal dan baik. Bahkan melalui FKPT melalui tokoh masyarakat dengan memanfaatkan kearifan lokal. Melihat fenomena saat ini, FKPT harus banyak melihat ke lapangan. Atikah menawarkan kepada FKPT untuk menempati kantor di Kesbangpol. 

Rektor Unsri Prof Dr Anis Saggaf, FKPT 

secara organisasi ssngat bagus dan kita dukung . FKPT bentuk pemberdayaan masayrakat. Akhir dari dialog dengan stakeholders dilakukan musyawarah formatur untuk menentukan kepengurusan FKPT selanjutnya . fk

lion parcel