Pasang Iklan Murah Meriah
Lahat  

BPN Serahkan Sertifikat Aset Pemkab Lahat

F8EB25AA 24CF 46A3 857E B86CC71DC876

Badan Pertanahan Negara Kabupaten Lahat Serahkan Sertifikat Aset Pemkab Lahat

Lahat-Sumsel,Extranews – Di pertengahan tahun 2021, pemkab Lahat berhasil mengamankan aset daerah, setidaknya ada 24 aset lahan berhasil di sertifikatkan yang di antaranya, sekolah, rumah sakit dan rumah dinas, Selasa (31/08/2021).

Cik Ujang SH, bupati Lahat menjelaskan, kepemilikan aset ini terus dikejar, karna masih banyak aset yang belum di sertifikatkan, dari era sebelumnya.

” aset ini harus segera di selesaikan, agar kepemilikannya tidak hilang, serta tidak jatuh ke tangan yang tidak berhak” tegas bupati.

Cik Ujang juga mengucapkan terima kasih, kepada BPN Lahat, yang telah bersinergi dalam pengamanan aset milik Pemkab Lahat, Cik Ujang juga berharap seluruh aset yang sudah terdata, dan belum memiliki sertifikat, agar segera di sertifikatkan semua.

BACA JUGA INI:   Dibantu Pemkab Lahat, Rumah Korban Kebakaran Mulai Dibangun

” Jika ada sertifikat, maka ada kekuatan dan kepastian dalam kepemilikan, serta tidak ada negara di dalam negara hingga terjadi kisruh” jelas bupati.

Sementara Jhoni Efendi, kepala BPN Lahat, menuturkan total aset yang di usulkan pemkab Lahat berjumlah 24 lahan yang di antaranya, sekolah dasar, puskesmas dan rumah dinas, serta ada beberapa aset yang belum selesai di sertifikat kan, dan dalam waktu dekat akan segera di selesaikan.

” ada 18 lahan lagi yang sedang dalam proses, dan memang sebaiknya aset Pemkab Lahat di sertifikatkan agar punya kekuatan hukum” jelasnya.

Di tempat yang sama, PLT badan pengolahan keuangan dan aset daerah, Raswan Ansori yang di dampingi Kabid aset Sahrin menjelaskan, seluruh aset yang sudah di sertifikatkan saat ini ada 360 aset serta di tahun 2021 berhasil mensertifikatkan 24 aset.

BACA JUGA INI:   Per hari Ini Rabu, Atlet Muba Sudah Berhasil Kumpulkan 60 Medali Emas pada Porprov Sumsel XIV

” yang belum di sertifikatkan terkendala data, dan jika data sudah lengkap akan segera kita usulkan pada pihak BPN untuk segera di tindak lanjuti” tegasnya.

Ahmad