SULBAR, Extranews — Proses Rekrutmen Petugas Haji Daerah (PHD) Provinsi Sulawesi Barat Tahun 1447 H/2026 M menyisakan catatan penting. Dari 31 peserta yang telah mengantongi Surat Rekomendasi Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), hanya 16 orang yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti ujian Computer Assisted Test (CAT).
Kegiatan seleksi yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sulawesi Barat tersebut berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Sulbar, Kamis (22/1/2026). Penyusutan jumlah peserta terjadi setelah panitia melakukan verifikasi dan validasi berkas secara daring, yang mengakibatkan 15 peserta lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi.
Dari 16 peserta yang lolos, sebanyak 14 orang memilih formasi layanan umum, sementara 2 orang lainnya memilih layanan kesehatan.
Padahal, berdasarkan Keputusan Menteri Haji dan Umrah (KMH) Nomor 6 Tahun 2026, kuota PHD Sulawesi Barat hanya ditetapkan sebanyak 9 orang, sehingga persaingan dipastikan berlangsung ketat.
Penentuan kelulusan dilakukan berdasarkan peringkat nilai akhir, yang merupakan akumulasi nilai CAT sebesar 60 persen dan wawancara sebesar 40 persen. Skema ini menempatkan kompetensi teknis dan kualitas personal sebagai indikator utama kelulusan.
Rekrutmen PHD ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Barat, H. Ahmad Barambangy. Hadir pula sejumlah Pejabat Eselon III Kanwil Kemenhaj Sulbar, Asisten I Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Muh. Jaun, serta perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, Ani, yang bertindak sebagai penguji dan pewawancara khusus untuk formasi layanan kesehatan.
Dalam sambutannya, Ahmad Barambangy menegaskan bahwa proses seleksi dilaksanakan secara transparan, objektif, dan akuntabel. Menurutnya, petugas haji daerah harus memiliki integritas, kompetensi, serta kesiapan penuh dalam memberikan pelayanan optimal kepada jemaah haji Sulawesi Barat.
“Haji adalah pelayanan ibadah yang sangat sensitif. Petugas yang terpilih harus benar-benar siap secara mental, fisik, dan profesional,” tegasnya.
Sesuai jadwal, hasil akhir Rekrutmen Petugas Haji Daerah Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026 akan diumumkan pada Jumat, 23 Januari 2026 melalui kanal resmi Kementerian Haji dan Umrah. (*)













