alfaone 1
Berita  

WNA Korea Diduga Tabrak Rekan Senegara di Area Tambang Pasangkayu, Polisi Selidiki Unsur Penganiayaan

  • WNA Korea Diduga Tabrak Rekan Senegara di Area Tambang Pasangkayu, Polisi Selidiki Unsur Penganiayaan

MAMUJU, Extranews  – Seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan berinisial KW dilaporkan ke polisi setelah diduga menabrak rekan senegaranya, KI, menggunakan mobil Mitsubishi Xpander di area tambang pasir Desa Lariang, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. Insiden tersebut membuat korban mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Kasat Reskrim Polres Pasangkayu, AKP Rully Marwan, menegaskan peristiwa ini mengarah pada dugaan tindak pidana penganiayaan.

“Ini dugaan tindak pidana penganiayaan. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” ujar Rully kepada wartawan, Sabtu (13/12/2025).

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (11/12) pagi dan dilaporkan oleh seorang saksi berinisial J. Berdasarkan keterangan saksi, insiden bermula ketika KW datang ke lokasi tambang menggunakan mobil Xpander hitam dan mencegat sebuah truk yang hendak mengangkut genset.

Saat kejadian, korban KI berada di depan truk, sementara KW masih berada di dalam mobilnya. Keduanya sempat terlibat percakapan singkat sebelum situasi berubah drastis.

“Tiba-tiba terlapor menginjak gas, memutar mobil mengelilingi truk, dan saksi melihat korban sudah tergeletak di tanah,” jelas Rully.

Usai insiden pertama, KW sempat meninggalkan lokasi. Namun sekitar lima menit kemudian, ia kembali dengan mobil yang sama dan diduga mencoba kembali menabrak korban.

“Korban berhasil menghindar. Setelah itu terlapor kembali pergi meninggalkan TKP,” tambahnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami memar di kaki, patah fraktur inkomplit pada ibu jari, serta sempat muntah di lokasi kejadian sebelum akhirnya dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi guna mendalami motif serta memastikan unsur pidana dalam kasus yang melibatkan dua WNA tersebut.

“Anggota sudah turun ke TKP dan proses penyelidikan masih berjalan,” pungkas Rully.

lion parcel