Menteri Bahlil Akan Ke Lokasi Pengeboran Oleh Warga, Cek Sumur Minyak di Muba
Sekayu, extranews —- Menteri Energi Sumberdaya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dijadwalkan melakukan kunjungan kerja di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (16/10/2025). Kedatangan Bahlil berkaitan dengan terbitnya Permen ESDM no 14 tahun 2025 yang poin utamanya mengatur tentang tatakelola sumur tua, sumur masyarakat dan sumur iddle.
Diketahui, dari 45 ribu sumur masyarakat yang tersebar di Indonesia, terdapat 20 ribu sumur berlokasi di Musi Banyuasin. Demikian penjelasan yang disampaikan Dirut Petromuba Khadafi Rabu di Sekayu.
Sebelum menuju Keluang, Bahlil diagendakan menggelar agenda rapat Kerja di Hotel Santika Premier Bandara Palembang. Dari rundown yang diterima extranews diketahui rapat membahas produksi migas di Wilayah Sumatera Selatan dengan MESDM, KKKS PEP Zona 4, Seleraya Belida, MEPG, PHE Jambi Merang.
Usai rapat kerja produksi migas Wilayah Sumatera Selatan Menteri Bahlil menuju Kecamatan Keluang, Musi Banyuasin. Di Keluang, Bahlil akan melakukan tinjauan sumur minyak masyarakat yang berada di Kelurahan Keluang. Rangkaian peninjauan sumur minyak masyarakat dilanjutkan ke fasilitas Listrik di Dusun Napal Putih, Bandar Jaya.
Diberitakan Kementrian ESDM telah merampungkan inventarisasi sumur minyak masyarakat dan siap untuk segera dikelola. Ada enam daerah yang paling banyak terdapat sumur masyarakat tersebut. Bahlil mengatakan, keenam daerah tersebut yakni Sumsel, Jambi, Aceh, Sumut, Jawa Tengah, Jawa Timur.
“Jadi saya belum jelaskan tadi ya, mohon maaf. Ada beberapa provinsi yang mempunyai sumur. Ada enam, Sumsel, Jambi, Aceh, Sumut, Jawa Tengah, Jawa Timur. Ini yang mengajukan. Dan yang paling banyak itu Sumsel. Sumsel tadi ada wagubnya, tapi langsung pulang,” jelasnya dalam Konferensi Pers di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, dikutip Jumat (10/10/2025).
Ikut serta dalam rombongan kunjungan kerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ke Musi Banyuasin, Sumatera Selatan ini antara lain Dirjen Migas Laode Sulaeman, Plt. Dirjen Gatrik Tri Winarno, Kepala SKK Migas, Joko Siswanto, Direktur Utama PT. Pertamina (Persero) Simon Aloysius, Direktur Utama PT. PLN (Persero) Darmawan Prasojo serta Tenaga Ahli Menteri, Eminensi. ( Rif)









