Izzah Zen Syukri Resmi Dilantik sebagai Ketua Muslimat NU Palembang

133

Palembang,    Extranews —- Doktor Hj Izzah Zen Syukri M.Pd resmi dilantik sebagai Ketua PC Muslimat Nahdatul Ulama (NU) Kota Palembang masa khidmat 2020-2025, di Asrama Haji Palembang, Minggu (15/11). Lebih kurang 2.500 jemaah muslimat NU Kota Palembang menghadiri acara sekaligus tausyiah Maulid Nabi Muhammad SAW. Tausyiah disampaikan oleh Dr KH M Mujib Qulyubi MH dari Ketua PB NU yang juga Rektor Universitas NU. 

Mujib menyampaikan ucapan selamat untuk Izzah Zen Syukri. Mujib yakin muslimat di Kota Palembang akan berkibar, karena almarhum  KH Zen Syukri adalah sosok yang mengembangkan NU di Palembang dan Sumsel. Hadir pada kesempatan itu, Ketua NU Sumsel Cak Amir, Gubernur Sumsel yang diwakili oleh asisten 1 Ahmad Najib, Waikota Palembang yang diwakili oleh Staf ahli Herli, Ketua FKPT yang juga sekretaris ISNU Sumsel Periansyah, tokoh NU Sumsel Mal’an Abdullah.

Dalam sambutannya, Izza Zen mengawali dengan yel-yel “Sekali muslimat, tetap muslimat dan hidup muslimat,” ujar Izza yang diikuti oleh ribuan peserta. 

Menurut Izza, dirinya dan team muslimat NU Palembang telah melakukan pemetaan di 18 kecamatan Kota Palembang dan dirinya siap menghijaukan Kota Palembang dengan syiar Islam. Dari pemetaan di 18 kecamatan tinggal 4 kecamatan lagi yang belum ada kepengurusan Muslimat NU dan Izza menargetkan seluruh kelurahan akan dihijaukan. Menurut Izzah,  PC Muslimat Palembang membangun markas harus punya rumah dan ada yang berbesar hati mewakafkan tanah jadi bangun kantor di dekat bandara. Meletakkan batu pertama, awal tahun 2021 mempertahankan tradisi mempertahan umat. Aktualisasi ke depan dalam menjalan program keumatan. 

Sementara itu PW Musiimat Sumsel Dra Hj Khoiriah, yang melantik PC Muslimat NU Palembang, juga menyampaikan sambutan. menurut Khoiriah, menjadi perempuan tidak hanya Solehah tapi juga harus berdaya yaitu memiliki kemampuan untuk menggerakkan. Maksudnya  mampu menggerakkan dirinya dan menggrakkan masyarakat. “Perempuan memiliki peran strategis. perempuan sebagai ibu memiliki peran untuk mengasuh dan mendidik anak. Membersihkan anggota dan masyarakat dari pengaruh ajaran dari luar. Sebagai khalifa fild ard harus bisa menggerakkan masyarakat menjadi perempuan yang sadar memakmurkan bumi beribadah kepada Allah SWT,” ujar Khoiriah. Fk 

LEAVE A REPLY