Paslon No 2 Ilyas Endang Tak Manfaatkan Waktu Tersisa Hingga 2 Menit Saat Paparan Visi-Misi, Keduanya Terlihat Hanya Diam

27

Paslon No 2 Ilyas Endang Tak Manfaatkan Waktu Tersisa Hingga 2 Menit Saat Paparan Visi-Misi, Keduanya Terlihat Hanya Diam

Inderalaya, Extranews —Paslon No 2 Ilyas Panji Alam-Endang PU Ishak tidak memanfaatkan waktu dengan baik saat penyampaian visi-misi yang disediakan KPU Ogan Ilir saat debat kandidat pertama di Hotel Herper, Kamis (12/11). Sedianya waktu yang disediakan 5menit namun hanya dimanfaatkan kurang dari 3menit sehingga ada kelebihan waktu lebih dari 2 menit. Saat moderator Weni mempersilahkan paslon apakah akan menambahkan visi misinya, merekapun hanya terdiam. Saat itu Calon Bupati OI Ilyas Panji Alam mengatakan visi misi yang dimilikinya guna mensejahterakan masyarakat OI. Pihaknya memiliki program prima berupa sekolah berobat gratis prima, transformasi pertanian dan sebagainya. Iapun menjelaskan programnya kurang dari 3menit. Sementara saat moderator debat Weni mengatakan apakah akan menambahkan dari Calon Wabup OI Endang PU Ishak? Baik Calon Bupati OI Ilyas dan Calon Wabup OI Endang PU Ishak menggeleng dan terdiam. Akhirnya waktu detik demi detikpun habis sebelum akhirnya masuk ke pertanyaan dari panelis.Sementara itu Calon Bupati OI Panca Wijaya Akbar Mawardi dengan lugas dan tegas memaparkan visi misinya dlam waktu 5menit. Dikatakan Panca, bahwa OI saat ini mengalami stagnan, iapun mengajak masyarakat OI bangkit kembali. Disebutkannya bahwa visinya saat memimpin OI adalah Bangkit menuju masyarakat sejahtera berkualitas berdasarkan iman, moral dan takwa. Sementara ia memaparkan dirinya mrmiliki misi untuk membangkitkan kualitas pemerintahan yang profesional, kesehatan sdm mampu bersaing, selain itu mendorong perkebunan perikanan UMKM untuk menggeliatkan investasi yang ada di OI.Ditambahkan Panca meningkatkan dan memperbaiki infrasteuktur dari wilayah perkotaan sampai pedesaan, selain itu menciptakan ketertiban masyarakat. Selain itu program unggulan yaitu mendorong lahirnya usahawan dan UMKm yang ada di OI. Memantpkan kehidupan beragama dengan adanya rumah tahfiz di setiap desa. Memoderenisasi RS dan Puskesmas di OI, menibgkatkan profesionalitas pelayanan dan insentif tenaga keaehatan. ” Menjadikan OI sebagai lumbung pangan dan menambah bahan pangan lainnya, memberikan bantuan alat yang modern. Memberikan akses internet di seluruh pelosok. Pelayanan olahraga pusat wisata kuliner. SDM yang tepat untuk pemerintahan, menempatkan orang sesuai keahlian dan bidangnya dalam pekerjaan dan sebagainya,”jelasnya. Ohen

LEAVE A REPLY