Massa GEMPAR-OI Dukung Keputusan KPU dan Bawaslu OI Diskualifikasi Paslon No 2 Ilyas-Endang

64

Massa GEMPAR-OI Dukung Keputusan KPU dan Bawaslu OI Diskualifikasi Paslon No 2 Ilyas-Endang

Inderalaya, Extranews —Lebih dari 50 orang yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa, Pemuda dan Rakyat Ogan Ilir (GEMPAR-OI), mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ogan Ilir di Indralaya, Senin (26/10) siang. Massa tersebut memberikan dukungan terhadap terselenggaranya pilkada yang jurdil serta memberikan dukungan diskualifikasi terhadap paslon no 2 Ilyas-Endang PU Ishak karena melanggar aturan.”Kedatangan kami bertujuan mengapresiasi KPU dan Bawaslu dalam menegakkan aturan pada pemilihan bupati dan wakil bupati Ogan Ilir, termasuk mendiskualifikasi Paslon No 2 Ilyas-Endang. Bahkan kami sangking apresiasinya ada hadiah buat KPU dan Bawaslu OI berupa piala dan bunga,itu tanda bahwa ancung jempol buat lembaga ini karena berani mendiskualifikasi paslon yang terindikasi melakukan kesalahan ,” kata koordinator aksi GEMPAR-OI, Andara Saputra.Sebelumnya pascapengumuman diskulalifikasi paslon nomor urut 2, Ilyas Panji Alam-Endang PU Ishak oleh KPU Ogan Ilir pada 12 Oktober lalu, hal ini menuai berbagai reaksi.Bahkan tim advokasi dan tim pemenangan paslon 2 telah melayangkan gugatan ke Mahkamah Agung (MA) karena keputusan diskualifikasi ini.Sementara bagi massa GEMPAR-OI, keputusan KPU mendiskualifikasi salah satu paslon berdasarkan rekomendasi Bawaslu ini, dinilai sudah tepat.”Ini (keputusan diskualifikasi merupakan langkah positif dan harus dinilai secara objektif,” kata Andara.Terpisah, Ketua Bawaslu Ogan Ilir Darmawan Iskandar didampingi Anggota Karlina menyambut positif aksi massa yang ternyata mendukung KPU dan Bawaslu.”Bagi kami, aksi massa hari ini merupakan sebuah semangat. Artinya kami tidak sendirian. Kami mengucapkan terima kasih dan yakinlah kami melaksanakan tugas sesuai koridor hukum, sesuai aturan,” tegas Dermawan.Menurutnya aksi yang dilakukan kaum intelektual pemuda Ogan Ilir merupakan wujud apresiasinya dalam mendukung langkah Bawaslu dan KPU dalam menegakkan aturan yang sesuai amanat perundang-undangan.”Ya, aksi yang dilakukan kaum adek-adek kita mahasiswa merupakan wujudnya apresiasinya dalam mendukung langkah Bawaslu dan KPUD dalam menegakkan aturan sesuai amant perundang-undangan pemilihan kepala daerah Bupati dan Wakil Bupati,”katanya.Selain itu juga mereka menyampaikan adanya pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan melakukan langkah provokatif di akun dan group medsos.”Setelah kita cermati memang banyak di akun media sosial yang menyebarkan hoax oleh karena itu kami meminta kepada pihak berwajib untuk mengambil langkah tegas agar tidak terjadinya konflik ,”jelasnyaDirinya juga berterimakasih kepada Gempar yang sudah mengapresiasi Bawaslu dan KPU OI dengan memberikan piala dan bunga sebagai bentuk dukungannya dalam upaya penegakkan aturan di pilkada. Ohen

LEAVE A REPLY