‘Bombardir’ Disinfektan di Kecamatan Zona Merah, Sebar 7.790 Sembako

103

‘Bombardir’ Disinfektan di Kecamatan Zona Merah, Sebar 7.790 Sembako

Muara Enin,Extranews – Pemerintah Kabupaten Muara Enim mulai merespon serius meroketnya kasus Covid-19 di Kabupaten Muara Enim. Dua Kecamatan dengan status zona merah, yakni Kecamatan Muara Enim dan Kecamatan Lawang Kidul dibombardir disenfektan secara besar-besaran, Kamis (3/9).

Penyemprotan disinfektan di Dua Wilayah Zona Merah dipimpin langsung Plt Bupati Muara Enim H Juarsah bersama Forkopimda.  Penyemprotan dilakukan dengan menggunakan mobil semprot dari Kesatuan Brimob dan PBK, kemudian para petugas disinfektan menyisir pinggiran jalan-jalan di Wilayah Zona Merah. “Kabupaten Muara Enim sudah terdapat dua Zona Merah yang artinya kita harus lebih giat lagi dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19,”kata Juarsah.

Juarsah menuturkan, penyemprotan disenfektan jangan hanya masif di Kecamatan yang Zona Merah saja. Namun juga harus diikuti oleh seluruh Kecamatan dan seluruh Desa yang ada di Kabupaten Muara Enim. “Supaya pandemi Covid-19 ini dapat benar-benar berakhir, tapi pastinya kegiatan seperti ini harus sesuai aturan Protokol Kesehatan Gugus Tugas Covid-19,”jelasnya.

Sebelum melakukan penyemprotan, Plt Bupati Muara Enim bersama Forkopimda menyempatkan menyerahkan Bantuan Sosial Program Sembako secara simbolis kepada masyarakat kurang mampu terdampak Covid-19 di Kelurahan Muara Enim, di Halaman Kantor Lurah Muara Enim.

Dalam kesempatan tersebut, Juarsah menjelaskan, Pembagian sembako khusus berikan untuk masyarakat berada di Kelurahan yang tidak memiliki anggaran Dana Desa. “Pembagian mencakup 10 Kelurahan dalam Wilayah Kabupaten Muara Enim dengan total keluarga yang telah diverifikasi sesuai aturan terdapat 7.790,”jelasnya.

Juarsah berharap bantuan bisa bermanfaat serta meringankan beban masyarakat penerima. Kedepan, Juarsah berharap pula pandemi Covid-19 di Kabupaten Muara Enim akan segera berlalu. Meski demikian Juarsah menyebut harapan tersebut harus ditebus dengan syarat. “Syaratnya itu ada pada kita semua yakni lebih mendisplinkan diri terhadap Protokol Kesehatan Covid-19. Jika tidak, maka sulit untuk mengatakan pandemi ini akan berlalu,” pintanya.NH

LEAVE A REPLY