Muara Enim Virus Corona Semakin Mengganas dan Mengkhawatirkan Sudah 430 Kasus Positif

174

Muara Enim Virus Corona  Semakin Mengganas dan Mengkhawatirkan
Sudah 430 Kasus Positif

Muara Enim- Extranews — Setelah sempat turun status ke zona orange.virus covid 19 kembali mengganas dan mengkhawatirkan sehingga menjadikan Kabupaten Muara Enim kembali masuk zona merah penyebaran virus corona atau Covid-19. Kondisi ini kembali membuat Bumi Serasan Sekundang dalam resiko tertinggi penyebaran pandemi di Sumatera Selatan.
Juru Bicara Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Muara Enim, Panca Surya Diharta. “Status Kembali merah,”kata Panca, Minggu (30/8).
Panca mengungkapkan, status merah Kabupaten Muara Enim sempat turun ke zona orange, lantaran penurunan kasus sepekan lalu. Namun, tingginnya angka kasus baru di Muara Enim tiga hari terakhir kembali meningkatkan resiko ke zona merah.
Berdasarkan data yang dirilis laman resmi pemerintah, www.covid19.go.id, Minggu (30/8), Kabupaten Muara Enim satu-satunya zona merah di Provinsi Sumatera Selatan bersama 32 Kabupaten/kota dengan zona merah se-Indonesia.
Mengenai perkembangan Covid-19 di Kabupaten Muara Enim, Panca mengatakan saat ini angka kasus konfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Muara Enim mencapai 430 orang hingga 30 Agustus 2020.
“Hari ini kembali Kabupaten Muara Enim mendapat penambahan 4 kasus baru dari beberapa Kecamatan yakni Rambang Niru 2 kasus, Lawang Kidul 1 kasus dan Empat Petulai Dangku 1 kasus,”ujarnya.
Menurut Panca, dari 430 orang konfirmasi positif hanya 226 orang lagi dalam proses perawatan. Terdiri 84 orang dirawat di Rumah Sakit dan 142 menerapkan isolasi mandiri. “Sedangkan angka kesembuhan di Muara Enim ada 192 orang, sementara untuk kasus meninggal terdapat 12 kasus,”ungkapnya.
Terkait data seberan kasus, Panca mengungkapkan wilayah Kecamatan Lawang Kidul menduduki posisi teratas dengan kasus positif Covid-19 terbanyak. “Lawang Kidul ada total 183 kasus dengan 103 kasus yang masih aktif. Sedangkan dibawahnya Muara Enim dengan total 150 kasus dengan 62 kasus masih aktif, diketahui kedua kecamatan ini memang sebelumnya berstatus zona merah,”jelasnya.
Lalu terkait data suspek OPD dan PDP, Panca mengatakan tim satgas tengah memproses sebanyak 77 orang dari total 755 orang. Sedangkan mengenai data kontak erat pasien , Tim Satgas memproses sebanyak 404 orang dari total 2.388 orang.
Selain itu juga, Satgas telah mengirim sebanyak 1.499 sampel ke BBLK Palembang. Dengan rincian 298 sampel dengan hasil positif dan 910 hasil negatif. “Untuk sampel yang masih proses ada 291 sampel,”ucapnya.
Melalui data perkembangan tersebut, Panca kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat supaya meningkat kewaspadaan pandemi Covid-19. “Tim satgas terus meningatkan masyarakat supaya tetap waspada, mari bekerjasama memerangi wabah ini dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,”tegasnya.NH

 

LEAVE A REPLY