Muara Enim Dukung Berdirinya Provinsi Sumsel Barat

134

Muara Enim Dukung Berdirinya  Provinsi Sumsel Barat

Muara Enim, Extaranews – Pelaksana Tugas(PLT) Bupati Muaraenim H Juarsah SH, menyatakan dukungannya berdirinya rencana pembentukan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Barat sebagai propinsi baru dimasa yang akan datang.
Dia berharap Kabupaten Muara Enim menjadi ibu kota Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Barat nantinya.
Dukungan itu disampaikannya saat menerima kunjungan Presidium Persiapan Pembentukan Provinsi Sumsel Barat yang di Ketuai Drs H Djazuli Kuris MM, di Ruang Rapat Bupati Muara Enim, pada Senin (20/07).
Dihadapan tamunya tersebut , Plt Bupati berpandangan bahwa selagi pemekaran ini diperuntukkan bagi kesejahteraan rakyat dan pemerataan pembangunan serta teruji berdasarkan kajian empiris. Maka menurutnya tidak ada alasan bagi Kabupaten Muara Enim untuk tidak bergabung dengan Provinsi Sumsel Barat.
“Historis pembentukan provinsi ini sudah sejak lama mengemuka dan merupakan cita-cita Bupati Muara Enim terdahulu yaitu H Nang Ali Solichin dan Almarhum H Hasan Zen. Apalagi Muara Enim kala itu dicita citakan menjadi ibu kota Sumsel Barat,” ujar Juarsah disambut gelak tawa seisi ruangan.
Plt Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim Liono Basuki Bsc, berpendapat bahwa secara prinsip dirinya menyetujui rencana ini, terlebih untuk memaksimalkan potensi daerah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muara Enim Ir H Hasanuddin MM, juga merespon positif pembentukan Provinsi Sumsel Barat ini. Dalam waktu dekat dirinya akan mempersiapkan segala surat-menyurat, dokumen dan administrasi pendukung lainnya dari Pemkab Muara Enim yang diperlukan presidium sebagai syarat dukungan.
Adapun sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah disebutkan bahwa syarat minimal pembentukan provinsi baru yaitu sekurang-kurangnya terdiri dari 5 (lima) kabupaten/kota.
Ketua Presidium Drs H Djazuli Kuris MM dalam paparannya menyebutkan setidaknya saat ini telah mengantongi 6 (enam) dukungan dari pemerintah kabupaten/kota, yaitu Lahat, Empat Lawang, Pagaralam, Lubuk Linggau, Musi Rawas dan ditambah Muara Enim hari ini.
Untuk selanjutnya Ia bersama timnya masih akan meminta dukungan bergabung kepada Pemkab Penukal Abab Lematang Ilir dan Musi Rawas Utara sehingga total keseluruhan terdapat 8 (delapan) kabupaten/kota yang direncanakan masuk ke dalam calon daerah otonomi baru (DOB) Provinsi Sumsel Barat.
“Tujuan pemekaran untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi serta mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu kami datangi para kepala daerah dan ketua Dewan guna menyampaikan niat baik ini serta meminta dukungan,” ujarnya.
Disinggung mengenai letak ibukota, mantan Walikota Pagaralam ini menyerahkan hal tersebut kepada tim ahli untuk dikaji lebih lanjut. Menurutnya Lubuk Linggau, Lahat dan Muara Enim menjadi kandidat yang pas untuk ditetapkan sebagai ibukota provinsi ini.
“Terkait ibukota harus dilakukan studi kelayakan dari tim independent dan konsultan yang terpercaya. Tapi, itu nanti. Sekarang setelah menghadap semua kabupaten kota maka akan menghadap ke gubernur Sumsel, dan namanya tetap Sumsel Barat karena tidak ingin kehilangan asal usul,” ungkapnya. NH

 

 

Keterangan foto :
Ketua Presidium Drs H Djazuli Kuris MM menyerahkan dokumen pembentukan Provinsi Sumsel Barat kepada Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH.

 

LEAVE A REPLY