Dua Tahun Terakhir, Bank Sumsel Babel OI Kucurkan 22 Miliar KUR

299
Ahmad Azhari. Kepala cabang Bank Sumsel Babel Ogan Ilir

Indralaya,Extranews-Selama dua tahun terakhir Bank Sumsel Babel Cabang Indralaya Ogan Ilir (OI) sudah mengucurkan bantuan modal usaha sebesar 22 miliar rupiah lebih Kridit Usaha Rakyat (KUR) kepada pengusaha kecil yang ada di Kabupaten OI. Hal ini dikatakan Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Ogan Ilir Indralaya Ahmad Azhari kepada awak media Kamis (4/7/19) di ruang kerjanya.

Lebih jauh dikatakan Azhari, pihaknya terus berusaha membantu program pemerintah daerah dalam rangka membantu permodalan bagi pengusaha kecil, UMKM yang ada di Kabupaten OI. Bantuan pinjaman modal dengan bunga yang sangat minim yaitu sebesar 7 persen per tahun.

Untuk merealisasikan bantuan modal, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan bekerjasama dengan pihak Deprindag OI melakukan kunjungan ke pelaku usaha, sehingga dalam sebulan bisa terkunjungi 300-400 pelaku usaha kecil dan 15-20 persen dari data kunjungan tersebut bisa direalisasikan pinjaman modal tersebut. ” di tiga bulan terakhir kita bisa mengucurkan bantuan modal KUR sebesar 5 miliar lebih”, ujar Azhari.

Sasaran utama, pengusaha kecil, pengusaha rumahan, pedagang kaki lima, pengusaha yang benar benar membutuhkan modal untuk perkembangan usahanya.

Saat disinggung masalah persyaratan untuk mendapat pinjaman KUR, menurut orang nomor satu di Bank Sumsel Babel cabang Ogan Ilir ini, syarat KUR tersebut sangat mudah dan ringan. Minimal usahanya sudah berjalan 6 bulan, KTP, KK, persetujuan suami/istri, surat keterangan dari pemerintah setempat, kades atau lurah tentang usaha yang dijalankan. Hasilnya pihak Bank akan menilai apakah layak atau tidaknya mendapat bantuan modal tersebut.

Pinjaman yang digelontorkan dengan jangka waktu 1-5 tahun. Kendati demikian pihak Bank tetap mengutamakan prinsip ke hati hatian, harus dijaga jangan sampai terjadi kredit macet. ” ke hati hatian menjadi prinsip utama dan jangan sampai terjadi kridit macet”, tutup Azhari.yan

LEAVE A REPLY