Pilrek Unsri Ditunda, Calon Luar Berpeluang

314

Palembang, ExtranewsProses pemilihanRektor Universitas Sriwijaya (Unsri) yang tadinya, pada 17 Juni 2019 sudah masuk tahapanpenyampaian visi dan misi, serta pada 27 Juniseharusnya tahap pemilihan, terpaksa ditunda.Penundaan ini hingga ada keputusan selanjutnyadari Senat Universitas Sriwijaya dengan MenristekDikti.

Ketua Panpel Prof. Dr. Alfitri saat dikonfirmasi, Selasa (18/6), menjelaskan, penundaan ini karenaada salah satu pasal dalam tata tertib (tatib) pemilihan rektor Unsri yang perlu diselaraskandengan Peraturan Menteri Ristek Dikti tentang tata cara pemilihan pimpinan perguruan tinggi. Sedangkan dalam pasal yang disusun dari Panpelpemilihan, yang menyebutkan bahwa syarat calonharus pernah mengabdi di perguruan tinggi paling sedikit 10 tahun. Pasal yang mengatur seperti initidak ada dalam Permen tersebut. Selanjutnya, dari info yang diperoleh dari anggota Senat Unsri, ada satu pasal lagi adalah tentang syaratpengalaman structural yang hanya menyebutkjanjabatan dalam kampus. Pasal ini juga tidakdiperkenankan, karena menutup peluang calondari non PT. “Dengan demikian untuk membukaagar bias mengakomodir calon dari non-PT,”ujarsumber tersebut.

Alfitri mengaku, hingga saat ini belum disepakatijadwal pemilihan. Dari informasi pusat, menurutrencana rapat akan dilakukan dengan BagianHukum Kementerian Ristek Dikti pada Jumat(21/6) mendatang.

Dengan perubahan tatib ini akan membukapeluang bakal calon Rektor Unsri dari luar, selain empat orang yang sudah lolos menjadikandidat.

Sumber di Senat Unsri mengemukakan, setelah disepakati jadwal pemilihan, makadibuka kesempatan bagi bakal calon dari luarUnsri untuk mendaftarkan diri. “Informasinyaakan diberi waktu hingga empat hari,” ujarnya.

Rektor Unsri, Anis Saggaf , saat dihubungikemarin, mengatakan, tidak ada masalahdigeser waktunya. Apalagi periode rektor saatini hingga November 2019.  

Seperti diberitakan sebelumnya, Panitia pemilihan rektor Universitas Sriwijaya, Selasa (11/6) mengumumkan calon rektor Unsri untuk masa jabatan 2019-2023. Ada empat nama yang dinyatakan berhak mengikuti pemilihan tersebut.

Ketua panitia pemilihan rektor Unsri, Alfitri mengatakan, setelah dilakukan penjaringan serta pemeriksaan berkas, panitia pemilihan rektor dan juga anggota senat Universitas Sriwijaya (Unsri) menetapkan empat calon Pemilihan Rektor 2019-2023.

“Empat nama calon tersebut sudah menerima nomor undian, yakni untuk nomor urut 01 Muhammad Abu Bakar Sidiq, 02 Andi Mulyana, 03 Ishak Iskandar dan nomor urut 04 Anis Saggaf,” katanya di ruang rapat senat 2 Kantor Pusat Administrasi (KPA) Unsri Kampus Palembang.

Dari penelusuran, empat bakal calon rektor Universitas Sriwijaya memiliki latar belakang berbeda mulai dari rektor, dekan hingga ketua jurusan. Nomor urut 01 yakni Muhammad Abu Bakar Sidiq berasal Fakultas Teknik, yang kini menjabat Ketua Jurusan Teknik Elektro Unsri.

Sedangkan nomor urut 02 ada Andi Mulyana dari Fakultas Pertanian dan menjabat sebagai dekan Fakultas Pertanian. Nomor urut 03 Ishak Iskandar dari Fakultas MIPA dan sekarang menjabat Dekan Fakultas MIPA, serta nomor urut 04 adalah Anis Saggaf yang saat ini menjabat sebagai Rektor Unsri, notabene petahana dalam pemilihan rektor.

Dari segi usia yang tertua alias senior adalah Anis Saggaf, sedangkan yang termuda Muhammad Abu Bakar Sidiq. Jika diurutkan usia dari yang tertua hingga yang paling muda adalah, Anis Saggaf, Andi Mulyana, Ishak Iskandar, dan M Abu Bakar Sidiq. Boleh dibilang, Anis Saggaf ditantang para juniornya dalam pemilihan rektor mendatang.

Dibagian lain Alfitri menjelaskan, sebelum ditetapkan keempat nama calon rektor tersebut selama tahap penjaringan terdapat 115 calon rektor. Namun melalui proses seleksi kemudian menyusut menjadi 5 orang.

“Yang mengembalikan berkas ke panitia pemilihan rektor itu ada 5 bakal calon rektor. Pada 10 Juni lalu panitia memeriksa berkas, pengajuan penetapan dari 5 berkas yang diajukan ternyata ada 4 yang dinyatakan lengkap oleh panitia,” jelasnya.

Setelah menunda rapat dua kali pada saat itu, rapat dijadwalkan pukul 10.00 ditunda sampai pukul 15.00 dan pihaknya menetapkan 4 orang bakal calon rektor yang diajukan ke senat Unsri, pada pukul 08.30, Selasa (11/7) senat menetapkan apa yang diajukan panitia pemilihan rektor.

“Dari kelima ini yang tidak memenuhi syarat yakni Direktur Pascasarjana Unsri, Amin Rejoyang digugurkan panitia karena berkas tidak lengkap dan sudah ditetapkan oleh senat. Kemudian senat melakukan pengundian nomor urut terhadal 4 calon bakal calon rektor,” jelasnya.

Nomor urut ini nantinya akan selalu digunakan baik pada saat paparan, pemilihan, dan nomor urut ini tidak akan berubah dan sudah ditetapkan dan merupakan kesepakatan di rapat senat.

Awalnya, tahapan penyampaian visi misi dan program kerja (Proker) bakal calon rektor akan dilangsungkan pada 17 Juni diselenggarakan di gedung Graha Unsri kampus Palembang. Dan pemilihan akan dilakukan pada 27 Juni. O fk

 

LEAVE A REPLY