Deru Ajak PWI Sumsel Terlibat Aktif Tanggulangi Bencana

43

Deru Ajak PWI Sumsel Terlibat Aktif Tanggulangi Bencana

Palembang, ExtranewsGubernur Sumsel H Herman Deru memuji langkah yang dilakukan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel yang terus mengawal dalam penanganan bencana covid-19 yang sedang dihadapi saat ini. Oleh karena itu mariPWI bersama-sama terus bersinergi dalam mengatasimasalah yang dihadapi ini.

Hal itu disampaikan oleh Herman Deru saat acara Dialog Pers Nasional dalam memperingati HPN 2020 dan HUT ke-74 PWI yang menghadirkan KetuaDewan Pers H Muhammad Nuh yang diwakili oleh Agung Dharmajaya dan Ketua PWI Pusat Atal S Depari, di Griya Agung, Palembang, Kamis (6/8).

Dalam acara Dialog Pers Nasional bersama Gubernur Sumsel yang mengambil tema ‘Pers dan Pemda Membangkitkan Semangat Rakyat di Tengah Bencana’ juga dilakukan pemberian bantuankendaraan mobil ke PWI Sumsel dengan ditandaipenyerahan duplikat kunci mobil.

Mobil operasional itu diserahkan langsung oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru kepada Ketua PWI Sumsel H Firdaus Komar, SPd, MSi dengan disaksikan Ketua PWI Pusat H Atal S Depari. Atas kepedulian terhadap dunia pers, Gubernur Sumsel H Herman Deru pada acara tersebut diberikan penghargaan sebagai ‘Gubernur Peduli Pers’.Penghargaan ini disampaikan oleh Ketua PWI Pusat Atal S Depari kepada Gubernur Sumsel Herman Deru dengan disaksikan Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh yang diwakili Ketua Komisi Hukum dan Perundangan-undangan, Agung Darmawijaya, dan Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar beserta jajarannya.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan, kegiatan ini merupakan solusi dari kegiatan HPN dan Porwada di Kota Lubuklinggauyang seyogianya digelar pada bulan April 2020 lalu.

Gubernur mengatakan, PWI merupakan perkumpulan wartawan baik media cetak, elektronik, dan media online yang memiliki tujuan menginformasikan suatu peristiwa ke publik.

Herman Deru mengingatkan, agar insan pers dalam pemberitaan terkait virus Corona harus berimbang.Dalam arti kata, tidak hanya memberitakan jumlah pasien yang terjangkitnya saja. Namun harus juga diinformasikan mengenai jumlah kesembuhan dan cara pengendalian yang dilakukan pemerintah. Dikatakan Herman Deru, informasi yang diberitakan oleh insan pers sangat berpengaruh dengan opini masyarakat. Corona itu ada tapi harus dicari solusinya, sehingga perekonomian masyarakat tidak terganggu,” kata Herman Deru.

Gubernur menegaskan, masyarakat masih percaya dengan wartawan yang tergabung dalam wadah PWI, sehingga diharapkan bisa menginformasikan yang berimbang. Pada kesempatan itu, Herman Deru mengatakan, Provinsi Sumsel berdasarkan penilaian Bank Indonesia tertinggi pertumbuhan perekonomian di Sumatera dengan 4,9 persen. Penilaian ini menurut Herman Deru, berkat adanya pemberitaan yang berimbang terkait pandemi Covid-19 yang diinformasikan wartawan yang tergabung dalam wadah PWI. “Maka dari itu pagi ini saya mengucapkan terima kasih kepada PWI,” kata Herman Deru.

Deru menjelaskan bahwa pemerintah yang memiliki regulasi serta memiliku metode serta solusi tersendiri tapi wartawan juga punya tugas sebagai lembaga informatif dan edukatif untuk itu adakalanya penyajian pemberitaan yang dilakukan oleh wartawan tidak boleh hanya berupa opini.

“PWI harus mampu menyajikan sebuah informasi dengan narasumber yang akurat dari ahlinya. Regulasi dibuat oleh pemda dan bersama PWI sinergi agar kita dapat menyampaikan kepada masyarakat dengan informasi yang akurat. Seperti contoh tentang kepatuhan protokol kesehatan yang maknanya tidak membatasi ekonomi, namun kita harus tetap menjaga kesehatan,” katanya.

Oleh sebab itu, Deru meminta agar PWI sebagai organisasi yang menaunginya dapat memberikan edukasi yang sangat baik kepada para anggotanya. Sehingga dengan begitu terbentuk SDM jurnalis yang berkualitas, berkompeten, dan patuh terhadap etika jurnalistik.

“Peran PWI dalam menghadapi pandemi bersama pemerintah contohnya yaitu bahwa kita sudah yakini corona itu ada, nah dalam penginformasiannyawartawan harus dapat memberikan informasi berimbang dari segala sisi, seperti sebuah solusi teekait imunitas pengendalian, meminimalisir angka kematian,” ujarnya.

Menurutnya, hal ini penting agar tidak mempengaruhi psikologi masyarakat dan tercipta edukasi ke masyarakat yang siap dalam beraktivitas namun tetap disiplin pada protokol kesehatan.Sementara itu, Ketua PWI Sumsel H Firdaus Komarmengatakan, kegiatan webinar dialog pers nasional sangat memungkinkan digelar di tengah pandemi Covid-19. Ini setelah kegiatan HPN dan Porwada di Kota Lubuklinggau batal digelar karena pandemi Covid-19. Dikatakannya, kegiatan ini dapat diartikan jika pers dan Pemda memiliki dua sisi berbeda, namun memiliki tujuan yang sama.

Firdaus mengatakan, digelarnya webinar dialog pers nasional ini menegaskan jika PWI yang lahir pada 9 Februari 1946, satu-satunya organisasi yang hadir setelah kemerdekaan RI. Tujuan lain dari kegiatan webinar dialog pers nasional ini untuk mensinergikandan soliditas dalam mencegah pandemi Covid-19.

Firdaus menjelaskan, dialog pers nasional digagas dengan latar belakang mengingat ekosistem pers di Indonesia di tengah bencana pandemi covidmengharuskan berada di garda terdepan untuk turut serta dalam mencegah dan meminimalisir dampak bencana. Dialog pers nasional suatu rangkaian hari pers nasional tahun 2020, yang tertunda akibat covid-19. Acara ini  mengambil tema, pers dan pemerintah daerah dalam membangkitkan semangat rakyat di tengah bencana.

Tema ini memiliki makna bahwa antara pers dan pemerintah daerah satu bangunan yang memiliki sisi berbeda tapi memiliki tujuan yang sama. Ibarat dua sisi mata uang, pers yang memiliki fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, kontrol sosial, dan lembaga ekonomi. adalah satu kekuatan padu ketika harus mencapai yang menjadi tujuan pemda untuk publik. Berkaitan di tengah bencana yang kita hadapi, secara kompleksitas memerlukan sinergi antara dua sisi pers dan Pemda dalam mencegah dan mengatasi dampak bencana itu.

Dengan Dialog pers ini bertujuan, memperkuat soliditas pers daerah yang merupakan bagian pers nasional dalam melaksanakan fungsi, peran dan tanggung jawab seperti di amanatkan dalam UU No 40 / 1999 tentang pers.

Selain itu menegaskan secara historis, organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) adalah satu-satunya organisasi wartawan yang dilahirkan dalam semangat revolusi Indonesia untuk mempertahankan dan merebut kemerdekaan RI. Oleh karena itu tujuan PWI salah satunya untuk mencapai cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana diatur dalam PembukaanUUD 1945. Dengan demikian kondisi bagaimana pun bangsa kita, maka PWI  menjadi bagian berkontribusi memberikan solusi bagi persoalanIndonesia. Selain itu untuk mempertajam sinergisitasantara wartawan dan stakeholder di tengah bencana saat ini.Makna PWI Sumsel Award kepada GubernurSumsel, dengan harapan bagi insan pers, mengajakGubernur Sumsel mari kita sama samamenyelesaikan persoalan berbagai isu dengan bersama-sama  pers sebagai mitra. Ketika pers melakukan fungsi kontrol sosial, itu pun bentuk sinergi yang harus saling menghormati.

PWI Sumsel juga berharap kepada dewan pers dan PWI pusat agar provinsi Sumsel ditetapkan sebagai tuan rumah HPN Porwanas tahun 2023 dan harapan besar kami pada saat itu, gubernur sumsel akan memberikan hibah dan meresmikan press roombuilding untuk  kantor PWI Sumsel.

Adapun peserta dari webinar Dialog Pers Nasional Bersama Gubernur Sumsel ini terdiri dari insan pers di Sumsel, pejabat publik, akademisi, dan tokoh masyarakat. Sedangkan yang hadir pada acara ini Ketua DPRD Sumsel, perwakilan Pangdam II Sriwijaya, perwakilan Kapolda Sumsel, dan pejabat Pemprov Sumsel seperti Asisten Adminitrasi dan Umum, Kepala Dinas Kominfo dan Informatika, Kepala Dinas Kesehatan. Kepala Pelaksana BPBD, Kasat Pol PP, Kepala Biro Umum dan Perlengkapan, Kepala Biro Humas dan Hb Protokol, TGUPP Bidang Media, TGUPP Bidang Pemerintahan.fk

LEAVE A REPLY