Dua Pasien Covid-19 Meninggal Keluarga Pasien Isolasi Mandiri

84

Dua Pasien Covid-19 Meninggal
Keluarga Pasien Isolasi Mandiri

Muara Enim,ExtraNews— Selama dua hari berturut-turut, dua pasien positif Covid-19 di Kabupaten Muara Enim meninggal dunia. Meninggalnya dua pasien positif Covid-19 tersebut dibenarkan Juru Bicara Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan covid-19 Kabupaten Muara Enim Panca Surya Diharta, Selasa (4/8).
Dikatakan Panca, jumlah pasien meninggal Covid-19 di Kabupaten Muara Enim kembali bertambah jadi 6 orang, setelah dua orang pasien positif berdomisili Kecamatan Muara Enim meninggal.
“Kedua pasien meninggal usai dirawat dan diisolasi di RSUD Rabain Muara Enim, adapun identitas kedua pasien ini perempuan usia 66 dan 47 tahun domisili Kecamatan Muara Enim,”papar Panca.
Dijelaskannya, pasien usia 66 tahun yang meninggal dinyatakan positif corona dan dirawat di RSUD Rabain sejak 27 Juli lalu. Pasien ini didiagnosis pneumonia lalu positif Covid-19 meninggal Senin (3/8) sekitar pukul 16.50 WIB. Sementara pasien 47 tahun juga diagnonisi klinis pneumonia Covid-19 meninggal Selasa (4/8) pukul 10.00 WIB pagi.
Panca menegaskan, tim satgas telah melakukan tracking terhadap seluruh anggota keluarga kedua pasien yang meninggal. Pihaknya juga telah meminta pihak keluarga kedua pasien segera menerapakan isolasi mandiri sebelum dilakukan uji swab. “Isolasi mandiri sebelum dilakukan swab,”ujarnya.
Lanjutnya, dengan bertambahnya kasus pasien meninggal Covid-19 di Kabupaten Muara Enim maka jumlah pasien meninggal kini sebanyak 6 orang. Terdiri 3 warga Kecamatan Muara Enim, serta 3 lainnya masing-masing dari Kecamatan Rambang Niru, Belimbing dan Lawang Kidul.

Kasus Positif Covid Semakin Meningkat

Perkembangan kasus Covid-19 diwiliyah Kabupaten Muara Enim makin menunjukan gejala serius seiring kian bertambahnya kasus positif baru. Buktinya, data update Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Muara Enim panen kasus baru atau sebanyak 21 kasus positif.
Juru Bicara Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Muara Enim Panca Surya Diharta, mengatakan 21 kasus baru tersebut mayoritas berasal dari dua Kecamatan zona merah (Muara Enim dan Lawang Kidul).
“Per 4 Agustus ada 21 kasus baru, terdiri 11 kasus di Kecamatan Muara Enim, 9 di Lawang Kidul dan 1 kasus di Kecamatan Tanjung Agung,”ungkap Panca, Selasa (4/8). Meski terjadi tren penambahan kasus baru, Panca mengatakan tim satgas mencatatkan adanya penambahan kesembuhan pasien. Per 4 Agustus terdapat 4 kasus pasien sembuh.
Panca menuturkan, secara keseluruhan kasus konfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Muara Enim kini sebanyak 167 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 88 pasien sembuh dan 74 lainnya masih dirawat ataupun isolasi mandiri. “Untuk sebaran kasus didominasi dua kecamatan zona merah, yakni Muara Enim dengan 79 kasus dan Lawang Kidul 55 kasus,”ungkapnya.
Terkait suspek (ODP dan PDP), lanjut Panca, tim satgas tengah memproses sebanyak 38 orang. Adapun jumlah suspek keseluruhan berjumlah 533 orang dengan rincian 15 probable, 83 konfirmasi positif dan 397 discarded atau sembuh/selesai pemantauan.
Lalu tim satgas juga mencatatkan ada sebanyak 1398 orang kontak erat dengan pasien positif. Rinciannya 0 suspek, 84 konfirmasi (positif), 957 discarded dan 357 masih proses. Sebelumnya, dibeberapa kesempatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muara Enim Ir H Hasanudin Msi, menyebut penanganan pandemi covid-19 di Kabupaten Muara Enim semakin berat seiring tren peningkatan kasus hari ke hari.
Untuk itu, pihaknya mengingatkan jajaran tim Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Muara Enim bergerak cepat memutus rantai penyebaran. “Satu hal yang sangat penting di masa pandemi ini yaitu harus gerak cepat dan tepat serta harus bersinergi satu sama lain, Kita tidak boleh lambat,” tegas Sekda, saat Rapat Evaluasi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Muara Enim beberapa waktu lalu.
Lanjutnya, semakin beratnya beban penanganan covid-19 di Muara Enim ditunjukkan dengan 2 Kecamatan Zona Merah (Muara Enim dan Lawang Kidul) yang kini dipetakan zona merah. “Artinya permasalahan/ peningkatan ini semakin berat (gawat). Untuk itu, saya menekankan kepada setiap Bidang Gugus Tugas untuk benar-benar melaksanakan tugas sesuai tupoksi masing-masing dengan penuh tanggungjawab,”tegasnya.
Sedangkan, Plt Bupati Muara Enim H Juarsah dalam beberapa kesempatan mengatakan trend angka pasien positif Covid -19 Muara Enim terus mengalami kenaikan. “Untuk itu tim satgas harus lebih cepat, tepat dan aktif lagi dalam penanganannya. Apalagi akan menuju New Normal yang artinya hidup bebas tapi dalam pengetatan protokol kesehatan,”tegas Juarsah.NH

 

LEAVE A REPLY