Jelang Pilkada, Diduga Bantuan Bencana Covid-19 Dijadikan Ajang Pencitraan Bupati PALI

312

Jelang Pilkada, Diduga Bantuan Bencana Covid-19 Dijadikan Ajang Pencitraan Bupati PALI

@ Kuasa Hukum Pemkab PALI: Itu menggunakan Dana Pribadi 

Palembang, Extranews — Bencana dampak virus corona dijadikan ajang pencitraan bagi kepala daerah, dengan memasang foto di kemasan bantuan sembako. 

Saat ini modus memberikan bantuan ke warga yang terkena dampak covid 19 terjadi di Kabupaten Pali. Di kemasan beras  5 kg terpampang foto Bupati Pali. Begitu juga di kemasan mie juga ada foto Heri Amalindo yang disebut sebut akan mencalonkan lagi sebagai Bupati Pali. 

Kini foto-foto kemasan sembako itu menyebar di media sosial. Diduga bantuan beras puluhan ton sudah dibagi-bagikan ke warga-warga di desa.

”Alhamdulillah…subhanallah..akhirnya dapat juga bantuan..terima kasih Bpk Bupati PALI sukses selalu” Tulis salah seorang warga Kabupaten PALI di akun facebooknya disertai foto sembako yang ada foto Bupati Kabupaten PALI, Jumat (07/05/2020) pukul 13.41 WIB.

Di aku FB  yang lain, salah seorang warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) juga menulis statusnya  yang disharenya ke salah satu group facebook. Dia mempertanyakan bantuan sosial Bupati Kabupaten PALI yang disertai foto  Bupati tersebut.

”Assalamualikum, sebe|umnya saya mohon m’f ya,, saya ingin bertanya kepada saudara2,,di desa kami ada bantuan bahan pokok,,berupa beras 8. mie supermi,,apakah dari pemerintah pusat, atau dari bpk h heri amalindo,,masa|ahnya berlogo bpk bupati, mohon di jelaskan ” tulisnya. 

Bupati Pali Heri Amalindo yang saat  ini digadang-gadang mencalonkan diri sebagai Bupati Pali periode kedua, menanggapi hal ini melalui kuasa hukum Pemkab Pali, Firdaus Hasbullah SH. Firdaus mengakui, di kemasan sembako menggunakan foto Heri Amalindo sebagai bupati. Hal itu sudah dipertimbangkan, karena paket sembako tersebut dibeli menggunakan dana pribadi Heri Amalindo. “Artinya tidak ada yang salah, dan lagi saat ini belum masuk tahapan Pilkada,” jelas Firdaus. Saat ditanya secara etika hal itu tidak beretika, menurut Firdaus, justru Heri Amalindo menggunakan dana pribadi tapi menggunakan foto sebagai bupati. fk

LEAVE A REPLY