Jokowi Harapkan PWI Tangkal Hoax

152

 

Jokowi Harapkan PWI Tangkal Hoax
Solo,
Presiden RI Joko Widodo mengharapkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan media menangkal berita hoax dan informasi yang tidak sesuai fakta. Hal itu disampaikan oleh Presiden saat pembukaan Kongres XXIV Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), di Ballroom The Sunan Hotel, Solo, Jumat (28/9).
Bagi presiden beritanya berdasarkan fakta. Dengan media sosial setiap orang bisa jadi Pemred dan wartawan. Tantangannya muncul hoax, berita palsu, berita bohong . Hal yang sama dialami oleh negara lain. Hoax dari media abal abal. Penyebaran hoax ada motif politik . Justru melihat pentingnya PWI dan media menyampaikan informasi yang benar. Ini sebuah kesempatan pentingnya PWI media kita butuh media berkualitas . Selama ini banyak media tidak jelas media sumber informasi yang jelas dan berkualitas.
Joko Widodo menjelaskan, saat keluar dari mobil kaget melihat peserta memakai blangkon. Harusnya saya pakai lengkap pakai Jawa. Tapi masih banyak wartawan yang mau Selfi.
Wartawan itu sahabat saya, dari Solo kemudian ke Jakarta selalu diikuti wartawan . Selalu dekat dan makan bersama wartawan dan bahkan beberapa kali main futsal dan sepakbola tapi wartawannya tidak pernah menang.
Bagi presiden beritanya berdasarkan fakta. Dengan media sosial setiap orang bisa jadi Pemred dan wartawan. Tantangannya muncul hoax, berita palsu, berita bohong . Hal yang sama dialami oleh negara lain. Hoax dari media abal abal. Penyebaran hoax ada motif politik . Justru melihat pentingnya PWI dan media menyampaikan informasi yang benar. Ini sebuah kesempatan pentingnya PWI media kita butuh media berkualitas . Selama ini banyak media tidak jelas .media sumber informasi yang jelas dan berkualitas.
Satu artikel turut mempersepsikan bangsa. Disertai tanggung jawab besar.
Kekacauan dan pendidikan literasi media ke masyarakat, karena  memiliki saya tangkap berita berita hoax. Di sinilah tanggung jawab besar PWI. Peran  PWI penting sebagai  panduan . Berita antara benar salah, asli palsu, antara suara dan pengasuhan . Tugas dan peran PWI memberikan panduan.
Mengkritik memberikan masukan , media memiliki moral penting membantu  untuk demokrasi chek and balence dan partisipasi warga . Kritik dari media sesuatu yang wajar karena dengan  pemerintah akan bisa membentuk  kelengkapan  yang ada . Kritik beda dengan fitnah dan provokasi . Kritik beda dengan nyinyir.
Kebebasan pers jadi hal utama, jangan ada yang mengatasnamakan profesinya
Negara wajib melindungi  wartawan dari ancaman . Kepada pemilik media gara betul betul kesejahteraan diperhatikan. Harusnya meningkat juga kesejahteraan.
Mari bersama membangun demokrasi  Indonesia , yang kuat berkualitas.
Jokowi menyambangi peserta dengan menyalami peserta hingga ke belakang.
Ketua umum PWI Margiono menyampaikan baru pertama kongres PWI Pusat dihadiri oleh Presiden. Hadir dalam kesempatan ini tokoh pers pemimpin media .
Kongres ke 24 akan memilih pengurus baru, dan tidak bisa dipilih lagi. Dengan kehadiran Jokowi pengurus akan lebih baik. Tempat lahirnya PWI di Solo tema yang dipilih yaitu menegakkan pers kebangsaan yang independen, profesional, dan berintegritas. Memberikan peniti emas anggota PWI ke Gubernur Jateng. Selanjutnya merevitalisasi monumen pers di Solo. fk

 


 

LEAVE A REPLY